Bantuan pohon produktif ke Jatim terhambat, HKTI akan lapor ke Gubernur


Sby, MercuryFM - Ketua Himpunan Keluarga Tani Jawa Timur Ahmad Nawardi menyesalkan terhambatnya bantuan 40 ribu pohon produktif yaitu Durian, Jeruk, mangga dan Alpokat dari Kementrian Pertanian ke Jatim, akibat tidak disetujui Dinas Pertanian Propinsi Jatim.

"Alasan Kadis Pertanian Jatim, bantuan itu tidak masuk Daftar Isian Penyelenggaraan Anggaran (DIPA), melainkan DIPA dari Pusat" ujar Nawardi.

Padahal sudah dijelaskan oleh Kementrian Pertanian kalau di era otonomi daerah seperti sekarang, kekuasaan pemerintah pusat sudah diwenangkan ke pemerintah daerah.

Bahkan kata Nawardi bantuan itu akan dilewatkan ke Dinas Pertanian yang nantinya akan disalurkan oleh instansi tersebut. Tapi tetap saja pihak Dinas Pertanian enggan menyetujuinya.

"Sayangkan kalau bantuan ini kalau tidak tersalurkan, padahal kalau segera ditanam paling 2 tahun lagi sudah bisa dipetik hasilnya oleh 38 Gapoktan yang beranggotakan ribuan petani di Jatim, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan petani" lanjut anggota DPD RI itu.

Nawardi menegaskan, kasus ini akan dilaporkan ke Gubernur Jatim karena dianggap menghambat upaya mensejahterakan petani.

"Kenapa harus takut. Wong bantuan ini tidak fiktif. Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) calon penerima juga tidak fiktif. Kapan kita maju kalau seperti ini" tegas politisi mantan wartawan itu.

Karena merasa dihambat oleh Dinas Pertanian Jatim, HKTI Jatim mengusulkan program baru ke Kementrian Pertanian berupa bantuan 20 ribu pohon yang nantinya tidak perlu di setujui Dinas Pertanian, melainkan bisa langsung ditanda tangani ketua HKTI Jatim. (alam)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group