• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Diminta perhatikan tuntutan warga, pelaksana proyek Apartement Darmo Hill akan taat aturan

July 30, 2018

 

Sby,MercuryFM - Dewan meminta rencana pembangunan tujuh tower Apartemen Darmo Hill di jalan Dukuh Pakis Surabaya, agar memperhatikan tuntutan warga sekitar.

Pernyataan ini disampaikan Saifudin Zuhri Ketua Komisi C DPRD Surabaya saat menggelar rapat dengar pendapat dengan  Direktur PT. Lamicitra Nusantara sebagai pelaksana pembangunan dan beberapa pihak terkait dari Pemkot Surabaya ditambah warga sekitar yang mengaku sebagai terdampak.

“Pembangunan tower ini terkesan gegabah, karena mendahului ijin sebagaimana mestinya dan belum memperhitungkan dampaknya ke warga sekitar,” ucapnya. Senin (30/7/2019)

Saifudin Zuhri menambahkan, pihaknya akan berikan waktu agar pelaksana pembangunan mendekati dan berkomunikasi dengan warga dan beberapa pihak tersebut akan persoalan tersebut.

“Kami juga meminta agar aktifitasnya dihentikan untuk sementara, agar semua perijinan dipenuhi dan sosialisasi dengan warga juga segera diselesaikan. Dengan demikian tidak akan muncul persoalan ke depannya,” lanjut politisi yang akrab dipanggil Ipuk itu.

Sementara itu Ir. Priyo Setiabudi Direktur PT. Lamicitra Nusantara, mengaku kalau pihaknya belum melakukan aktifitas apapun sebelum mendapatkan perijinan. Bahkan setiap tahapan aktifitasnya di lapangan selalu mendapatkan pendampingan dari  Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman CKTR pemkot Surabaya.

“Saat ini kami belum melaksanakan pembangunan apa-apa, tapi hanya melakukan uji tes daya dukung tanah untuk rekomendasi jenis pondasi yang akan digunakan, mengingat untuk gedung tinggi (tower), karena sebelumnya ada pengalaman buruk, tiang pancang kami menyembul (up lift),” lanjutnya

Demikian juga dengan pembangunan saluran (drainage), yang diakui Priyo sudah diajukan perijinannya kepada dinas terkait.

Menyikapi tuntutan tali asih warga senilai Rp 6 milyar, Priyo mengatakan kalau hal itu terlalu terburu-buru karena pihaknya belum melakukan atifitas pembangunan apapun.

“Intinya kami akan mentaati aturan" tegas Priyo"

Saat rapat dengar pendapat berlangsung, wakil dari Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman CKTR Kota Surabaya akan melakukan kunjungan ke lokasi untuk pencocokan rekomendasinya terkait pelaksanaan uji tes daya dukung.(Alam)

 

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags