• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Pengembang Apartement Darmo Hill sepakat dengan keinginan warga

August 3, 2018

 

Sby,MercuryFM - Persoalan pembangunan tujuh Tower Apartement Darmo Hill dengan warga terkait tuntutan pemberian tali asih, kembali dibahas oleh Komisi C DPRD Kota Surabaya.

 

Dalam rapat dengar pendapat kedua yang digelar Jumat, 3/8/2018, untuk mencari kesepakatan terkait dengan tuntutan tali asih warga. Yang nilainya sekitar Rp 6,2 miliar tersebut. Sebagai kompensasi pembangunan tujuh tower Apartemen Darmo Hill. 

 

Direktur PT Lamicitra Nusantara Ir Priyo Setiabudi mengatakan, pihaknya sudah sepakat dengan apa yang diminta warga terkait dengab tali asih itu.

 

“Intinya kami sudah sepakat, tapi pembayarannya persatu tower, bukan semuanya dibayar dimuka,” ujarnya.

 

Priyo juga mengatakan kalau tuntutan warga itu  terlalu terburu-buru. Karena pihaknya belum melakukan aktivitas pembangunan apapun.

 

“Kami sudah menyadari bahkan menyiapkan program itu, tapi pelaksanaannya bertahap (tidak sekaligus) yakni di setiap penyelesaian pembangunan tower, meskipun rencananya memang tujuh tower, dan itu akan kami penuhi semua,” lanjut Priyo.

 

Sementara itu Ketua Komisi C Syaifudin Zuhri menyambut baik kesanggupan PT Lamicitra Nusantara.

 

"Pengembangkan sudah menyanggupi tuntutan warga, jadi sepakat, namun pemberian tali asih itu dibayar pertower. Ini sudah bagus ada titik temu,” ungkap Syaifudin Zuhri saat haering di KomisiA C DPRD Kota Surabaya. 

 

Syaifudin menambahkan, pihaknya berharap agar warga juga bisa menerima kesepakatan itu, dan Pengembang bisa menjalankan kewajibanya dengan baik.

 

“Kami siap bertanggung jawab jika pengembang tidak melakukan kewajibanya kepada Warga,” katanya. 

 

Sementara itu perwakilan warga Dukuh Pakis RW 2, RW 5 dan RW 6 yang hadir dalam rapat dengar pendapat tersebut, masih akan berunding lagi dengan seluruh warga terkait dengan pembayaran yang dilakukan secara bertahap.

 

"Kami akan berbicara lagi dengan warga, karena tuntutan kami semula adalah pembayaran terhadap pembangunan tujuh tower senilai Rp 6,2 milyard yang dibayar dimuka" kata Suparno Ketua Tim 9.(Alam)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive