Cukai rokok naik pengurangan tenaga kerja dipastikan terjadi


Sby, MercuryFM - Terkait kebijakan pemerintah yang menaikkan tarif cukai rokok sebesar 10 persen membawa dampak multiplier effect. Satu di antaranya, bisa menimbulkan pengurangan tenaga kerja di industri rokok, utamanya pabrik SKT (sigaret kretek tangan).

Direktur Produksi PT Karyadibya Mahardhika (KDM), Maksin Arisandi mengatakan, secara year to date (YtD) kenaikan tarif cukai berimbas pada penurunan kinerja industri.

"Namun, untuk angka penurunannya kami masih belum memastikan. Tetapi, ada penurunan," kata Maksin Arisandi di Surabaya, Selasa (7/8/208).

Maksin menjelaskan sebagai upaya mengatasi dampak multiplier effect dari kenaikan tarif cukai itu, tentu kesejahteraan tenaga kerja pabrik SKT perlu diperhatikan. Ditambahkan Maksi. saat ini, di pabrik SKT yang memproduksi 2 miliar batang SKT dengan brand Apache itu mempekerjakan sebanyak 1.500 lebih tenaga kerja.

Dari total tenaga kerja, kebanyakan adalah pegawai unskill yang tidak mengantongi pendidikan tinggi.

"Sehingga, tanpa pendidikan tinggi mereka bisa bergabung dengan kami. Jadi itu sebagai nilai tambah untuk mengurangi pengangguran," pungkas Maksin.(Dani)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group