Hewan kurban yang sehat itu yang berstiker

August 14, 2018

 

Sby,MercuryFM - Pemkot Surabaya melalui Dinas Pertanian mulai melakukan pemeriksaan hewan kurban menyusul mulai maraknya penjualan hewan kurban. 

 

Kepala Dinas Pertanian Pemkot Surabaya Justamaji mengatakan, pemeriksaan hewan kurban oleh Dinas Pertanian itu melibatkan dokter hewan dan kalangan akademisi.

 

"Pemeriksaan itu fokus ke Antemorthem yang meliputi fisik hewan kurban, misalnya usia minimal 2 tahun untuk sapi sedangkan untuk kambing dan domba diatas usia 1 tahun" kata Justamaji.

 

Sementara Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kota Surabaya Meita Irene Wowor menambahkan, kalau diamati sapi lincah kemungkinan besar adalah sapi yang tidak sakit. Sapi yang sehat bisa juga diamati dari giginya mengkilap. Kemudian lubang anus, mulut dan telinga. Kalau tidak ada kotoran dianggap sehat.

 

Daerah asal hewan kurban juga menjadi pertimbangan pemeriksaan kesehatan. Menurut Meita, hewan yang berasal dari beberapa daerah ada yang terinfeksi penyakit yang berbahaya bagi kesehatan manusia.

 

"Tapi untuk hewan kurban yang di Surabaya banyak didatangkan dari daerah di Jatim yang aman akan infeksi penyakit, mungkin untuk menekan biaya agar bisa dijual murah" lanjut Meita.

 

"Hewan yang lolos dari pemeriksaan kesehatan akan ditempeli stiker" pungkas Meita.

 

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban disambut baik oleh penjual hewan kurban. Rahmat Priono penjual hewan kurban mengatakan dengan begitu dirinya akan lebih mengetahui kelayakan hewan kurban yang dijualnya sehingga terhindar dari komplain pembelinya.

 

"Sapi di surabaya ini banyak didatangkan dari Probolinggo dengan kisaran harga Rp 12 juta sampai Rp 20 juta. Sedangkan kambing dan domba didatangkan dari Senduro  dengan harga Rp 2 juta sampai Rp 3 juta" pungkas Rahmat.(Alam)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive