Warga Ngotot 2 M dimuka, Tali Asih Apartemen Darmo Hill tertunda

August 14, 2018

 

 

Sby, MercuryFM - Pemberian tali asih oleh pengelola Apartemen Darmo Hill atas tuntutan warga tertunda, karena warga bersikeras meminta sebesar Rp 2 milyard dan dibayar dimuka. Tuntutan warga Pakis Argosari itu disampaikan oleh Tim 9 yang menjadi perwakilan mereka saat rapat dengar pendapat (hearing) di Komisi C DPRD Kota Surabaya Senin 13/08/2018.

 

"Warga meminta tali asih dibayar sebanyak 5 tahap untuk pembangunan 7 tower degan DP Rp 2 milyard" ujar Suparno Ketua Tim 9

 

Suparno menambahkan dari rapat dengar pendapat sebelumnya sudah disepakati dengan PT Lamicitra sebagai pelaksana pembangunan. Kalau nilai tali asih untuk pembangunan 7 tower itu sebesar Rp 6,2 milyard. Hanya saja yang belum disepakati adalah mekanisme pembayarannya.

 

"Kalau hanya diberikan sekitar Rp 900 juta, dibagi untuk 1020 warga terdampak maka setiap KK hanya memperoleh sekitar Rp 1 juta an" ungkap Suparno.

 

Sementara itu Direktur PT Lamicitra Nusantara Prio Setia Budi usai rapat dengar pendapat mengatakan, kalau pada hearing sebelumnya perwakilam warga sudah menyetujui mekanisme pembayaran oleh PT Lamicitra Nusantara

 

"Perwakilan warga sudah menyetujui pencairan itu per tower, kami akan bangun tujuh tower, untuk pembangunan tahap pertama ya satu tower dulu,yakni sekitar Rp 800 juta untuk per tower" ujarnya.

 

"Kalau permintaan warga berubah lagi kami pikir-pikir dulu" kata Prio

 

Dikesempatan yang sama Dedi Prasetyo kuasa hukum PT Lamicitra menegaskan, kalau kemampuan PT Lamicitra Nusantara dengan skema pembayaran per tower sebesar Rp 800 juta.

 

"Maksud kita kalau membangun tower baru kita kasih, 4 tahun lagi membangun tower kedua kita kasih, 6 tahun lagi bangun tower ketiga kita kasih. Kalau permintaan warga seperti itu ya kami minta waktu untuk berhitung lagi" pungkasnya.

 

Pimpinan rapat dengar pendapat Camelia Habibah akhirnya menghentikan rapat, dan akan melanjutkan lagi untuk mendengarkan jawaban dari PT Lamicitra Nusantara. Legislator PKB ini berharap, warga tak terlalu memberatkan Darmo Hill. 

 

"Pengelola apartemen tujuh tower itu sudah sepakat, hanya saja mekanisme pencairan yang belum ada titik terang. Dan pertemuan yang akan datang harapannya sudah beres," kata Habibah. (mer)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group