PBB Kota Surabaya naik, Dewan desak revisi Perda


Sby, MercuryFM - Naiknya Pajak Bumi Dan Bangunan di Surabaya banyak dikeluhkan warga. Keluhan ini marak mereka adukan keposko Pengaduan Kenaikkan PBB yang didirikan DPRD Kota Surabaya.

Menyikapi persoalan itu Komisi B DPRD Kota Surabaya mendesak agar Perda Nomor 10 tentanv PBB tahun 2010 direvisi. Apalagi menurut Anggota Komisi B Ahmad Zakaria, ada indikasi kesengajaan menaikkan nilai jual objek pajak, sehingga berpengaruh pada kenaikkan pajak.

"Kalau dilihat dari UU 28 tahun 2009 dan perda NJOP itu wewenang Walikota, sedangkan PBB itu dihitung dari tarif pajak kali NJOP. kalau NJOP tiap tahun naik maka PBB juga akan naik" ujar Zakaria

Politisi PKS ini menambahkan tarif pajak itu tetap dari dulu 0,1 dibawah Rp 1 milyar dan 0,2 diatas Rp 1 milyar. Kalau sudah tahu seperti itu semestinya NJOPnya jangan dinaikkan setiap tahun. Menurut Zakaria pemkot menaikkan NJOP dari yang semula Rp 500 juta menjadi Rp 1Milyard, Rp 600 juta menjadi Rp 1,1 milyard, dari yang Rp 900 juta menjadi Rp 1,2 milyard.

Zakaria meminta pemerintah kota Surabaya memberikan keringanan terhadap wajib pajak, kalau memang nilai jual objek pajak mengalami kenaikan terutama bagi pensiunan atau warga yang tidak mampu. Keringanan ini supaya warga tersebut tetap bisa melakukan pembayaran PBB. Sehingga warga Kota Surabaya hal ini tertib melakukan pembayaran pajak bumi dan bangunan.(Alam)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group