Kampung KB sasar wilayah stunting, Lucy: sosialisasi perlu lebih instensif

September 29, 2018

Sby, MercuryFM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menargetkan membentuk 625 kampung keluarga berencana (KB) ditahun 2018. Terlaksananya target program itu untuk membantu mengurangi angka kemiskinan. 

 

Kabid Advokasi, Penggerakan dan Informasi BKKBN Jawa Timur Ernawati mengatakan, dari sejumlah target yang dicanangkan tersebut hingga September baru terbentuk 513 kampung.

 

"Sebanyak 625 daerah (kampung) yang dicanangkan ada kategori daerah sangat tertinggal dan daerah tertinggal," ujar Erna saat dijumpai disela-sela penyuluhan Kampung KB di Waru, Sabtu 29/09/2018. 

 

Erna kembali menegaskan keberadaan kampung KB memang ditujukan untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat. Maka dari itu, pemerintah memfokuskan penerapannya pada wilayah yang termarginalkan. Dalam artian jauh dari akses, baik itu layanan kesehatan maupun pendidikan. Dengan begitu diharapkan kampung KB dapat mandiri meningkatkan. Kesejahteraan masyarakatnya. 

 

"Sasaran kampung KB yang seperti itu, yang kita angkat. Tak hanya itu saja, kami juga menyasar kampung dengan angka stunting tinggi. Tercatat dari total 625 kampung KB, 110 diantaranya adalah disasaran daerah yang stunting," bebernya. 

 

Sementara itu, anggota Komisi IX DPR RI Lucy Kurniasari yang turut dalam sosialisasi itu mengatakan, program kampung KB memiliki manfaat yang cukup besar. Karenanya, sebagai komisi yang membidangi kesehatan pihaknya tengah terus melakukan monitoring. 

 

"Bagaimana sosialisasinya kepada masyarakat terhadap kampung KB. ini adalah bentuk melakukan fungsi pengawasan dan evaluasi," kata Lucy. 

 

Meski pelaksanaannya sudah sesuai target. Namun sosialisasi masih perlu diintensifkan lagi. Supaya capaian kepada masyarakat sesuai yang diharapkan pemerintah. Tidak hanya sebatas pada pembentukan kampung KB. Tapi penerapannya di masyarakat kurang maksimal. 

 

"Program ini kan dicanangkan sejak Januari 2016. Jadi sekarang sudah saatnya kita evaluasi. Sejauh ini kami melihat seluruhnya sudah ber-KB. Masyarakat sudah lakukan semua yang diprogramkan BKKBN," urainya.

 

Bagi Lucy, program KB dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan jumlah anak yang cukup, dapat lebih fokus menuju kesejahteraan.

 

"Saya sendiri sangat mendukung karena bermanfaat. Merencanakan hidup sejak awal sangatlah bagus," tandasnya. (alam)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive