• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Maruli bantah rekrutment kader Partai NasDem karena ancaman hukuman

September 29, 2018

 

Sby,MercuryFM - Tudingan Partai Demokrat terhadap Partai NasDem karena merekrut kader partai besutan SBY itu dengan ancaman hukum dibantah oleh politisi Partai NasDem, Maruli Hutagalung. Mantan kepala Kejaksaan Tinggi Jatim itu menegaskan, NasDem tak pernah menggunakan instrumen penegakan hukum untuk kepentingan politik.

 

“Kalau soal ada yang masuk ke Partai NasDem, ya itu pilihan politik. Bisa jadi karena banyak yg melihat bahwa NasDem ini konsisten membangun bangsa dengan total mendukung Pak Jokowi. Dari sana banyak yg simpati dan akhirnya masuk NasDem,” ujar Maruli di Surabaya, Sabtu (29/9/2018).

 

“Jadi jangan karena kadernya pindah, terus marah-marah menuding yang tidak-tidak,” tambah Maruli yang terlibat dalam penyelamatan aset negara Rp200 miliar di Surabaya itu.

 

Menurut Maruli, saat dirinya kerap mencermati kiprah sejumlah partai politik. Pasca memutuskan masuk ke dunia politik setelah pensiun dari korps Kejaksaan. Saat proses memilih itulah dia mantap berlabuh ke NasDem karena komitmen partai terhadap pemberantasan korupsi.

 

“Saya masuk NasDem bukan karena apa, tapi karena di partai ini tanpa mahar, tidak transaksional. Saya tidak mengeluarkan sepeser pun utk mengurus pencalegan,” ujar Maruli yang menjadi caleg DPR RI dari daerah pemilihan Surabaya-Sidoarjo.

 

Maruli berpendapat bahwa komitmen tanpa mahar menjadi fondasi bagi terciptanya politik yang jujur dan transparan yang pada gilirannya melahirkan sistem demokrasi yg sehat. 

 

“Jadi saya rasa kurang tepat jika orang masuk NasDem karena ditransaksikan dengan pengusutan sebuah perkara hukum,” ujarnya.

 

Maruli juga masih ingat betul, saat menjadi kepala Kejati Jatim, Jaksa Agung Prasetyo selalu mengingatkan untuk tanpa pandang bulu mengusut tuntas kasus-kasus korupsi. Bahkan kalau ada kader NasDem kena korupsi, langsung tahan saja. 

 

“Itu perintah Pak Jaksa Agung. Padahal orang nuduhnya dia itu pentolan NasDem jadi pasti membela NasDem. Kenyataannya saya diinstruksikan untuk sikat siapa yang korupsi meski dia kader NasDem,” pungkas Maruli. (Alam)

 

 

 

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags