Bendera di copot, Golkar Jatim kecam satpol PP kota Surabaya


Sby,MercuryFM - Partai Golkar kecam sikap satpol PP kota Surabaya yang mencabuti dan mencopot bendera partai Golkar yang tersebar dibeberaoa titik kota Surabaya.

Golkar menilai sikap satpol PP kota Surabaya itu dinilai menyalahi aturan prosedur yang ada.

“Ini sudah masuk tahapan kampanye dimana setiap parpol berhak mendirikan APK (Alat Peraga Kampanye) termasuk bendera. Dan yang berhak menurunkan bendera parpol itu Bawaslu, bukan satpol PP kota Surabaya. Saya terang-terangan kecam aksi satpol PP kota Surabaya tersebut,” ujar Sekretaris DPD Golkar Jatim Sahat Tua Simanjuntak di sekertariat DPD Partai Golkar Jatim, Kamis (04/10/2018).

Menurut pria yang juga ketua FPG DPRD Jatim ini, pihaknya meminta Pemkot Surabaya untuk adil dalam pelaksanaan tahapan kampanye saat ini.

“Kalau mau adil, tertibkan seluruh bendera parpol yang ada di kota Surabaya. Jangan bendera Partai Golkar saja yang ditertibkan sedangkan bendera parpol penguasa dibiarkan,” jelasnya.

Diungkapkan oleh Sahat, dalam aturan Pemilu, yang berhak untuk menertibkan APK adalah Bawaslu/Panwaslu ditingkat kabupaten/kota.

“Kalau ditemukan pelanggaran Bawaslu yang bertindak dengan memerintahkan linmas kota bukannya satpol PP. Ini jelas satpol PP kota Surabaya arogan. Saya protes keras atas ketidak adilan ini,” pungkasnya. (ari)


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group