Dewan desak pencairan gaji ke 13 PNS, Risma: duitnya ga ada

October 5, 2018

 

Sby,MercuryFM - Dewan Surabaya mendesak Walikota Surabaya Tri Rismaharini segera mencairkan gaji ke 13, apalagi nomenklatur gaji ke 13 di APBD Kota Surabaya sudah ada. 

 

Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji mengatakan tidak ada alasan pemkot untuk tidak mencairkan gaji ke-13.

 

"Pemkot harus konsisten cairkan gaji ke 13 pasca keluar surat rekomendasi dewan untuk pencairan gaji ke 13. Pemkot beralasan walikota di luar negeri. Sekarang walikota sudah ada faktanya tidak dicairkan" tegas Armuji.

 

Untuk itu dewan akan terus mendesak pemkot Surabaya untuk mencairkan gaji ke 13. Apalagi Surabaya satu-satunya kota di Indonesia yang belum mencairkan gaji ke 13.

 

Politisi dari PDIP ini menegaskan/ Pemkot memiliki APBD yang besar yakni 9 triliun rupiah dan itu sangat cukup untuk mencairkan gaji ke 13. Apalagi nomenklatur gaji ke 13 sudah ada dianggarkan 50 miliar rupiah. Sehingga tidak ada lagi alasan bagi pemkot untuk tidak mencairkan gaji ke 13.

 

Sementara itu Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, gaji ke 13 prinsip tidak masalah/ tapi kejadian bom teroris di Surabaya mengakibatkan pendapatan Surabaya tidak tercapai.

 

"Saya prinsip tidak ada masalah, ini loh kemarin kejadian teroris, itu nggak tercapai pendapatan" ujar Risma di ruang kerjanya pada Jum'at 05/10/2018.

 

Risma menambahkan jika uang APBD dibuat bayar gaji ke 13 akibatnya dirinya tidak bisa membayar kontra rekanan.

 

"Nanti kalau tak kekno trus aku nggak bisa bayar kontrak rekanan trus piye, makanya kita lihat kondisi PAK, kenapa, kalau memang kita ada uang ya kita bayar, kan nggak bisa, kita sudah ada ikatan dengan pihak ketiga trus nggak tak bayar, trus seng nanggung sopo, trus aku mbayar gaji ke 13,” tuturnya.

 

Sementara itu terkait pernyataan dewan APBD Surabaya mampu mencairkan walikota dua periode ini menegaskan uangnya tidak ada, jika ada pasti ia cairkan.

 

“Jadi bukan nggak cair, duite ra ono, pendapatan belum tercapai, sampai akhir bulan kemarin, itu mestinya 72 persen, kita belum, tiap hari aku menerima laporan, jadi kapannya ya nggak tau,” pungkasnya.(Alam)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive