• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Pakde Karwo bingung masih ada kepala daerah di Jatim terjerat korupsi

October 5, 2018

 

Sby,MercuryFM - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Walikota Pasuruan Setiono, membuat Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengaku bingung, kenapa masih ada kepala daerah di jatim terjerat OTT. Padahal dirinya selalu mengingatkan tentang integritas sebagai seorang kepala daerah. 

 

“Saya sampai bingung. Kok masih ada saja. Ini (kepala daerah tersangkut korupsi) sudah kesekian kali,” kata Soekarwo seusai Paripurna DPRD Jatim, Jum'at (05/10/2018).

 

Menurut Soekarwo, sudah berulangkali dirinya mengingatkan para kepala daerah untuk berhati-hati. Terutama dalam pengelolaan anggaran. Namun, upaya tersebut rupanya tak cukup ampuh untuk menyadarkan para kepala dearah untuk tidak koruptif.

 

“Tetapi, bagaimana lagi. Ngrubah weko iku angel (Mengubah watak itu sulit). Ini persoalan integritas. Ini perilaku dan watak. Kalau pungli (pungutan liar) bisa diubah oleh system. Tetapi, kalau kelakuan tidak bisa dikontrol,” ujarnya.

 

Karena itu, bagi Pakde sapaan akrab Soekarwo, sangat penting mengetahui rekam jejak seorang pemimpin. Bukan hanya pribadi kepala daerah saja. Tetapi juga istri dan keluarganya. 

 

“Semua dicek, bagaimana istrinya, hidupnya hedon atau tidak. Kalau memang benar-benar tidak layak, jangan dicalonkan,” katanya.

 

Model itu (mengecek rekam jejak calon dan keluarga), lanjut Soekarwo dilakukan di beberapa negara. 

 

“Di Amerika masyarakat bebas. Tetapi untuk Presiden aturannya banyak. Dicek betul. Sehingga tidak semua masyarakat bisa nyalin pemimpin,” katanya.

 

Dalam kesempatan ini Pakde juga mengatakan, akan segera menunjuk  Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Pasuruan untuk mengisi kekosongan di pemerintahan. 

 

"Jika nanti ditetapkan menjadi tersangka pasti akan ada Plt," pungkasnya.

 

Seperti diberitakan sebelumnya, Kamis (04/10/2018), kemarin, Walikota Pasuruan Setiono terkena OTT KPK. Sejumlah pejabat setingkat kepala dinas juga diamankan. 

 

Di Jawa Timur sendiri, kasus OTT kepala daerah sudah lebih dari 10 orang. Kasus terbaru sebelum Kota Pasuruan, adalah Walikota Malang dan 41 anggota DPRD Kota Malang.(ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload