• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Banggar DPRD Surabaya bantah Walikota soal anggaran gaji ke 13 PNS

October 8, 2018

 

Sby,MercuryFM - Tidak adanya anggaran untuk pembayaran gaji ke 13 kepada sekitar 14.400 PNS Pemkot Surabaya seperti yang disampaikan Walikota pada Jumat 5/10/2018 lalu, dibantah anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD kota Surabaya.

 

"Dari informasi dibeberapa media, bahwa bu Wali yang belum berkenan, alasan tidak ada dananya. Oleh karena itu saya sebagai anggota Banggar merasa punya tanggung jawab untuk meluruskan. Apa betul tidak ada anggaran, kemudian saya kumpulkan data-data yang ada, dan saya simpulkan sebenarnya dana itu ada." ujar Reni Astuti anggota Badan Anggaran DPRD Kota Surabaya. 

 

Reni membeberkan target PAD Kota Surabaya di 2018 sebesar Rp 8,128 Trilliun. Sedangkan sampai 30 September 2018 sudah tercapai Rp 5,7 Trilliun. Kalau dilihat dari prosentasenya pendaparan sudah tercapai 71, 94 persen. Sementara kalau  mengacu pada pendapatan asli daerah (PAD) sudah mencapai 78 persen. Pajak daerah 83,50 persen, restribusi 61,87 persen.

 

Politisi PKS ini juga menyinggung pernyataan Walikota soal pendapatan tidak maksimal karena peristiwa bom. Anggota fraksi PKS ini menegaskan, dirancangan dan asumsi perubahan didokument pemkot tidak dijelaskan terkait itu. Bahkan dijelaskan investasi dan ekonomi di Surabaya tahun 2017 membaik.

 

"Berdasarkan data pemkot pendapatan tahun 2017, 101,63 persen, kemudian realisasi belanja kita 2017, 88,27 persen kemudian menjadikan dana silpa kita tinggi Rp 1.1 trilliun." tambah anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya ini.

 

Pembayaran gaji ke 13 mengacu pada peraturan perundang-undangan. Antara lain Peraturan Pemerintah (PP) 18 tahun 2018,  Permenkeu 052 tahun 2018 tentang gaji 13 ditambah juga Permendagri tentang pencairan gaji ke 13.

 

pencairan gaji ke 13 sudah terlambat 3 bulan dari yang seharusnya dicairkan pada Juli lalu. Saat Paripurna Dewan dan seluruh fraksi DPRD termasuk Wakil Walikota Surabaya sudah sepakat gaji itu dicairkan. Tinggal menunggu jawaban surat dari Walikota.

 

"Jadi, jangan sampai gaji ini ditahan dengan alasan tidak ada anggaran, tetapi disisi lain ada penambahan anggaran," tegas Reni.(Alam)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags