• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Caleg dilarang berkampanye lewat media sosial

October 9, 2018

 

Sby, MercuryFM - Para Calon Legislatif (Caleg) yang hendak bertarung pada Pemilu 2019 harus lebih memperhatikan tata cara kampanye melalui media sosial. Sebab menurut peraturan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), para Caleg tidak diperkenankan melakukan kampanye melalui media sosial. Meskipun akun yang digunakan bersifat pribadi.

 

Ketua Bawaslu Kota Surabaya Hadi Margo menjelaskan bahwa kampanye yang boleh dilakukan di media sosial harus berasal dari partai politik.

 

"Itu pun juga harus dari 10 akun yang didaftarkan oleh partai politik. Jadi aturan kali ini memang lebih ketat," ujar Hadi, Selasa (7/10/2018).

 

Hadi menambahkan kalau nekat melakukan kampanye di media sosial, akan ada beberapa konsekuensi yang harus dihadapi oleh para Caleg.

 

"Tentu kami akan pantau. Pertama kami akan lihat kapan pertama kali akun itu muncul. Kemudian, bagaimana kontennya yang ada di akun itu," jelas Hadi Margo.

 

"Kalau dari konten, berlaku kumulatif. Apabila ada logo partai, nomer urut dan bersifat ajakan maka sudah pasti akan kita tindak karena merupakan pelanggaran," pungkasnya.

 

Sementara itu Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi menambahkan kalau aturannya jelas yang boleh melakukan kampanye adalah peserta Pemilu dalam hal ini partai politik.

 

"Kalau itu dirasa membatasi mungkin ya, tapi seluruh hal itu ada pembatasan tidak mungkin bebas sebebas-bebasnya kan" lanjut Nur syamsi.

 

Nantinya untuk berkampanye lewat media sosial tiap DPC Partai Politik mendaftarkan maksimal 10 akun di tiap jenis media sosial.

 

"Akun kampanye itu sesuai tingkatnnya. Dan Itu secara resmi harus dilaporkan ke KPU" jelas Nur Syamsi.

 

Nur Syamsi menegaskan bagi pelanggar aturan ini akan dikenakan sanksi mulai dari sanksi administrasi sampai penghentian penanyangan iklan.(Alam)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive