• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

HUT KE 73 momentum Jatim untuk terus berbuat demi kebaikan rakyat Jatim

October 12, 2018

 

Sby,MercuryFM - Memasuki usia Jatim ke 73 diharapkan bisa jadi momentum bagi Propinsi Jatim untuk selalu melakukan perbaikan. Baik secara kuantitas maupun kualitas, atas berbagai capaian, dalam segi ekonomi, pendidikan, kesehatan serta sosial budaya. 

 

Perbaikan yang dilakukan harus tetap berpijak pada aspek-aspek lokalitas atau kearifan lokal, dalam kiprahnya ditingkat nasional, regional maupun internasional

 

"Khususnya dalam segala aktivitas pembangunannya di Jawa Timur agar pembangunan yang kita lakukan, menjadi bagian dari ikhtiyar memanusiakan rakyat Jawa Timur, bukan meminggirkan rakyat Jawa Timur," jelas Ketua DPRD Jatim, Abdul Halim Iskandar saat paripurna istimewa peringatan HUT Pemprov Jatim ke 73 di DPRD Jatim, Jumat (12/10) sore.

 

Pemprop Jatim kata Halim juga harus terus berikhtiar kedepan untuk mengurangi pengangguran, menekan kemiskinan, memperkecil ketimpangan, Angka Harapan Hidup (AHH), Lama Sekolah, serta Harapan Sekolah, serta menjaga kondusifitas Jawa Timur yang sangat beragam.

 

"Pakde Karwo dan Gus Ipul yang akan berakhir masa baktinya Februari 2019, sudah melakukan hal itu meski belum tuntas 100%. Kedepan dibawah kepemimpinan Gubernur dan Wagub terpilih, bu Khofifah - mas Emil, kita berharap mereka melanjutkan sehingga bisa tuntas," ujar Halim yang langsung melihat Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak yang juga hadir dalam acara rapat paripurna istimewa peringatan HUT Pemprov Jatim ke 73.

 

Pria yamg juga ketua DPW PKB Jatim ini menyampaikan, perekonomian di Jawa Timur terus tumbuh dan bergerak naik secara positif. Dimana Triwulan II tahun 2018 mengalami peningkatan sebesar 5,57 persen dibandingkan pada tahun 2017 sebesar 5,05 persen. 

 

“Pertumbuhan tersebut melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tumbuh sebesar 5,27 persen.” ungkapnya.

 

Lanjut Halim, pertumbuhan tersebut juga dibarengi dengan menurunnya tingkat kemiskinan di Jawa Timur. Mulai dari 12,05 persen pada Maret 2016 menjadi 10,98 persen pada Maret 2018. Sebanyak lebih dari 350 ribu penduduk Jawa Timur terbebas dari kemiskinan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jawa Timur juga mengalami penurunan dari 4,10 persen pada Februari 2017 menjadi 3,85 persen pada Februari 2018. 

 

"Kami harap prestasi ini tetap dipertahankan dan terus ditingkatkan kedepannya oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim terpilih," katanya.

 

Pihaknya juga meminta, dan berlomba untuk terus mengencangkan ikhtiyar kemaslahatan, hijrah dari budaya lama yang kurang baik, menuju budaya baru yang progresif, inovatif dan adaptif, dari paradigma lama, yang masih menempatkan pemerintah sebagai penguasa, menjadikan pemerintahan sebagai pelayan rakyat. 

 

"Kehadiran kita ditengah-tengah rakyat, adalah untuk melayani Rakyat, kita hadir untuk mempermudah, bukan mempersulit rakyat. Rakyat-lah tujuan pemerintahan ini," pungkasnya. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive