Tema HUT ke 73 Propinsi Jatim, masuk dalam konsep Jatimnomics

October 13, 2018

Sby, MercuryFM  -  Tema hari jadi ke 73 Propinsi Jatim, yakni Memakmurkan Jawa Timur Melalui UMKM Berbasis Digital, mendapat apresiasi Guberbur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa.

 

Menurut Khofifah dalam keterangan setelah mengikuti Paripurna Istimewa peringatan HUT ke 73 Propinsi Jatim di gedung DPRD Jatim kemarin sore, Jum'at (12/10/2018), digital ekonomi saat ini telah menjadi trend dunia. 

Bahkan digital ekonomi juga dibahas di acara pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank di Nusa Dua Bali yang berlangsung pekan ini. 

 

"Bagaimana kemudian ekonomi digital itu bisa menjadi bagian pertumbuhan ekonomi UMKM yang dimaksud oleh Gubernur Jatim dalam tahun-tahun kedepan," kata Khofifah 

 

Khofifah juga mengatakan tema yang dicanangkan ini juga sesuai dan tercantum dalam konsep Jatimnomics. 

 

Jatimnomics menjadi penting karena jangan sampai masyarakat Jawa Timur hanya bisa menjadi pasar produk asing. Namun, yang terpenting adalah bagaimana masyarakat Jawa Timur ikut memasarkan produknya terutama produk UMKM. 

 

"Jadi, yang saya tangkap dalam jatimnomics itu adalah keberpihakan pemerintah provinsi Jawa Timur pada pertumbuhan UMKM, termasuk pemberian modal dengan bunga rendah daripada subsidi," ujarnya.

 

Dilanjutkan oleh Khofifah, proses pembangunan UMKM tersebut mengarah pada membangun kemandirian. 

 

"Saya sudah berdiskusi dengan Mas Emil,  jadi dalam jatimnomics nanti ada smart industri, smart province, smart UMKM, hingga smart perdagangan," kata mantan Menteri Sosial RI ini. 

 

Kedepan kata khofifah UMKM di jatim diharapkan bisa dibangun dengan melakukan kerjasama melalui start up, di Indonesia maupun yang ada di internasional. Untuk start up international, ada perusahaan raksasa asal Tiongkok, Alibaba. 

 

"Jack Ma (pendiri Alibaba) juga hari ini hadir di Bali. Beliau bisa menjadi inspirasi start up di Indonesia," kata Khofifah. 

 

Mengadaptasi Alibaba, Khofifah menyebut sektor UMKM di Jawa timur bisa berkembang meskipun tidak memiliki modal yang besar. Yakni, dengan membangun bisnis berbasis start up. 

 

"Sehingga sesungguhnya tanpa memiliki gudang,  tapi Alibaba Bisa bisa menjadi perusahaan ritel terbesar di dunia. Jadi, ada format-format inspiratif yang  bisa kita adaptasi. Dan Itu adalah contoh digital ekonomi yang menunjukkan, untuk bisa menjadi raja dalam sebuah sektor tertentu, dia tidak harus punya barang sediaan tertentu," jelasnya.

 

Dalam peringatan hari jadi ke 73 pemerintah propinsi jatim, ketua umum Muslimat NU ini juga menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diperoleh Jatim selama dipimpin Pakde Karwo sepuluh tahun terakhir. 

 

"Selamat dan sukses kepada rakyat Jawa Timur dan Pakde Karwo yang sudah memimpin Jawa Timur selama 10 tahun dengan berbagai prestasi yang luar biasa. Mudah-mudahan kita bisa melanjutkan menjaga dan mengembangkan seluruh prestasi yang prestisius bukan hanya untuk rakyat Jawa Timur namun juga bagi bangsa Indonesia," pungkasnya. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group