Advokat jatim bentuk tim pembela untuk jaga marwah Presiden Jokowi

October 16, 2018

 

SbyMercuryFM - Jaga marwah Jokowi sebagai marwah dan simbol negara, puluhan advokat yang berasal dari Jawa Timur sepakat membentuk Tim Pembela Jokowi (TPJ).

 

Ketua TPJ Jawa Timur, Very Yulianto mengungkapkan pihaknya tidak melihat Jokowi hanya sebagai calon presiden tapi juga kepala negara yang notabene simbol negara yang harus dijunjung tinggi harkat dan martabatnya. 

 

“Kami di TPJ ini tak sekedar mendukung Pak Jokowi tapi juga siap membela dan menjaga marwah serta kehormatan beliau sebagai kepala negara. Tentunya pembelaan kami akan dilakukan sesuai dengan keahlian kami sebagai advokat,” ujar Very, Selasa (16/10/2018)

 

Menurut verry, organisasi ini terbuka untuk para advokat dari lintas organisasi. Bahkan, masyarakat biasa pun dipersilahkan bergabung. 

 

Ditambagkan Very, pihaknya menilai perkembangan yang terjadi memasuki masa kampanye pilpres ini, cukup mengkhawatirkan. Pasalnya, banyak serangan fitnah maupun berita hoax yang diarahkan kepada Presiden Jokowi. Disini kami siap mengambil langkah-langkah pro aktif bila menemukan atau mendapatkan laporan tentang pelanggaran pidana.

 

“Kami tidak sekedar menunggu laporan, kami akan pro aktif kalau menemukan pelanggaran. Mulai somasi sampai pelaporan. Kami juga ada tim yang akan memantau media sosial. Karena banyak hoax, fitnah dan ujaran kebencian yang beredar di medsos,” imbuh.

 

Very menjelaskan pula, TPJ ini lingkupnya nasional. Jawa Timur masuk provinsi ke-11 yang sudah terbentuk dan memiliki pengurus. Karena itu, rencananya Rabu besok tanggal 17 Oktober TPJ Jawa Timur akan dideklarasikan.

 

“Deklarasi nanti kami akan undang Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim, Irjen Pol (purn) Machfud Arifin dan partai pengusung Jokowi-Ma’ruf Amin. Meskipun kami bukan relawan atau tim sukses. Tetapi tetap berkoordinasi dengan TKD  Jatim sebagai penanggungjawab tim Jokowi,” pungkasnya. (ari)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive