• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Kasus pencemaran nama baik, Tim Prabowo-Sandi Jatim Tunggu Ahmad Dhani Beri Kuasa

October 24, 2018

 

Sby, MercuryFM - Tim advokasi Badan Pemenangan Provinsi Prabowo - Sandiaga Uno Jawa Timur  menunggu sikap politisi Partai Gerindra, Ahmad Dhani Prasetya untuk memberi kuasa guna menangani kasus dugaan pencemaran nama baik.

 

Wakil Ketua BPP Jatim Prabowo- Sandi bidang advokasi, Renville Antonio mengatakan, hingga saat ini tim Prabowo-Sandi tidak dapat kuasa dari Ahmad Dhani untuk menangani kasus yang membelitnya. Mengingat beliau sudah mempunyai kuasa hukum sendiri.

 

"Kami belum koordinasi mudah mudahn besok Jumat (26/10) besok kita bisa koordinasi," ujar Renville, Rabu (24/10/2018).

 

Menurut Renville, tim Prabowo-Sandi sangat menghargai Ahmad Dhani menggunakan kuasa hukumnya sendiri. Hanya saja tim Prabowo-Sandi berharap agar diberi kuasa sehingga bisa sinergi dengan pengacara Ahmad Dhani.

 

Kata Renville, dugaan ujaran kebencian di video yang dibuat oleh Akhmad Dhani tidak ada kerugian. Makanya pihaknya heran Ahmad Dhani dianggap  melanggar Undang-Undang ITE karena pencemaran nama baik. 

 

"Video itu meminta maaf ditujuhkan pendukungnya yang sudah menunggu di Tugu Pahlawan agar mereka memahami Ahmad Dhani tidak bisa keluar. Kalau dianggap ada niat jahat, dari mana, lha itu meminta maaf," katanya.

 

Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim itu mengaku sudah menonton 24 kali vlog Ahmad Dhani yang tersebar di media sosial. Dalam penilaian itu, tidak ada unsur yang disebutkan polisi untuk menjadikan Ahmad Dhani sebagai tersangka.

 

Renville meminta polisi agar segera menindaklanjuti kasus dugaan pencemaran nama baik itu agar cepat selesai. Dan pihaknya yakin dan optimis Ahmad Dhani bisa memenangkan perkara ini karena tidak ada pelanggaran.

 

"Kami yakin kalau ini diteruskan bisa selesai. Dan Akhmad Dhani tidak bersalah," tegasnya.

 

Sementara soal permintaan pencekalan Polda Jatim ke Imigrasi, Renville tidak bisa berbuat apa-apa karena kewenangan polisi. Namun Tim Prabowo-Sandi memastikan bahwa pentolan grup band Dewa19 sangat taat pada hukum.

 

"Bagi saya asalkan sesuai prosedur tidak masalah. Sudah aturan melarang ke keluar negeri, Itu kewenangan polisi. Kami tidak bisa menghalangi," pungkasnya. (ari)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive