Agar tepat sasaran, perlu ada perda CSR di Surabaya

October 25, 2018

 

 

 

Sby, MercuryFM - DPRD dan Pemkot Surabaya tengah menggodok rancangan peraturan daerah Corporate Sosial Responbility (CSR). Ketua Pansus CSR Mazlan Mansyur mengatakan, pembahasan itu memasuki pasal per pasal.

 

"Selama ini tidak ada perda CSR, lalu ceritanya gimana CSR. Kita lihat porsi CSR kemasyarakat belum maksimal" ujar Mazlan.

 

Dewan ingin CSR langsung diberikan kepada masyarakat terdampak.

 

"Selama ini masyarakat kesulitan mendapatkan CSR karenanya perlu ada payung yang mengaturnya" lanjut Mazlan.

 

Menurut Mazlan penyaluran CSR ke masyarakat selama ini dilaksanakan menyesuaikan program pemkot Surabaya.

 

"Pemkot idealnya hanya sebagai fasilitator yang menjembatani masyarakat sebagai penerima CSR dan Perusahaan pemberi CSR" jelasnya.

 

Dalam raperda itu juga mengatur pembentukan sebuah forum CSR seperti yang sudah dilakukan di Jatim. Untuk memudahkan pengawasan agar penyaluran CSR lebih rapi.

 

Sementara itu Kepala Bagian Hukum Pemkot Surabaya Ira Tursilawati usai rapat dengar pendapat di DPRD Kota Surabaya mengatakan penerapan CSR di Surabaya mengacu pada PP nomor 2 tahun 2012 dan Perda penanaman modal.

 

"Berdasarkan aturan itu kalau sudah dihibahkan ke pemkot maka kewajiban pemkot untuk melakukan pemeliharaan" ujarnya.

 

Ira menambahkan pemkot Surabaya dalam raperda itu juga diminta agar membuat peta dampak sosial masyarakat surabaya. Mana saja masyarakat yg terdampak. Kemudian CSR  dikumpulkan dan disalurkan agar tepar sasaran. (Alam)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group