• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

PDIP dinilai belum punya kader sekaliber Risma

October 29, 2018

 

Sby, MercuryFM - Peta politik di internal PDIP untuk Pilwali nanti akan sangat berbeda dengan Pilwali lalu. Kondisi ini karena belum ada tokoh sekuat Walikota Surabaya Tri Rismaharini di internal PDIP.

"Namun banyak kader potensial yang dinilai layak maju Pilwali,” ujar Agus Mahfud Fauzi, Sosiolog Politik dari Unesa.

Agus menambahkan pada Pilwali lalu, PDIP hanya menjadi faktor pengusung atau kendaraan bagi calon yang diusung. Sedangkan calon yang diusung yakni Walikota Surabaya Tri Rismaharini sudah sangat kuat. Sehingga Walikota dua periode itu memiliki nilai jual tersendiri. Kondisi itu akan berbeda dengan Pilwali 2020.  Sampai sekarang menurut Agus, belum ada kader PDIP yang bisa menjadi magnet seperti Risma. Namun PDIP juga memiliki banyak kader potensial untuk diusung dalam Pilwali 2020.

Agus Mahfud memprediksi  pertarungan  berebut tiket untuk maju Pilwali akan berlangsung sengit. Bahkan suara di tingkatan DPC PDIP, DPD PDIP hingga DPP PDIP akan berbeda dalam mengusung calon di Pilwali nanti. Tapi lagi-lagi keputusan akhirnya ada di tangan ketua umum PDIP Megawati Soekarno Putri.

“Ditingkatan DPC, barisan PDIP sangat kuat, dan mereka merasa kader di tingkat bawah lah yang membesarkan partai, sehingga mereka harus memiliki nama calon yang dipilih maju Pilwali Surabaya yakni Wisnu Sakti Buana Ketua DPC PDIP Surabaya, dan nama itu pasti berbeda pula dengan nama yang dinilai layak oleh DPD PDIP Maupun DPP PDIP, belum lagi ditambah tokoh-tokoh senior PDIP yang ternyata juga memunculkan calon lain itu menunjukan pertarungan calon walikota di internal PDIP sendiri sangat sengit,” jelas mantan Komisioner KPU Jatim itu.

Agus Mahfudz  yang juga Ketua Pusat Studi Perubahan Sosial dan Media Baru UNESA ini memastikan tingkatan PDIP di daerah hingga pusat dalam proses Pilwali tidak akan sejalan, bahkan terjadi sejumlah perpecahan dalam mengusung calon yang dinilai layak maju Pilwali surabaya, dan kemungkinan besar partai bergambar kepala banteng dengan moncong putih itu akan terus memunculkan calon, dan itu bisa menjadi bagian dari langkah politik untuk membesarkan partai, sekaligus untuk mencari mana nama yang benar-benar diinginkan warga Surabaya, walaupun keputusan akhir ada di Ketua Umum.

Sejumlah nama yang disebut-sebut dalam radar bursa cawali Surabaya dari PDIP, diantaranya Whisnu Sakti Buana Wakil Walikota Surbaya sekaligus Ketua DPC PDIP Surabaya, Puti Guntur Sukarno calon Wakil Gubernur Jatim, sekaligus Caleg DPR dari Dapil Surabaya Sidoarjo.

Sekretaris DPC PDIP Surabaya Saifudin Zuhri sebelumnya sudah menegaskan kalau PDIP Surabaya akan mendukung Whisnu sebagai Walikota Surabaya bukan Puti Guntur Sukarno.(Alam)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us