• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Gali potensi daerah di Indonesia Timur, Kementrian Koperasi dan UKM gelar IBT Expo 2018

October 31, 2018

 

Sby, MercuryFM - Wilayah Indonesia timur memiliki kekayaan dan potensi alam yang cukup besar dibandingkan di wilayalah Indonesia lain. Namun sayang, potensi yang di miliki wilayah Indonesia Timur ini masih belum dilaksanakan dengan baik.

 

"Masa depan Indonesia khususnya pertumbuhan perekonomian berada di wilayah Indonesia Timur. Untuk itu, kami mengajak masyarakat wilayah Indonesia Timur untuk bangkit lewat potensi yang ada," kata  Asisten Deputi Pemasaran Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Herustiati ditemui disela-sela pembukaan pameran IBT Expo 2018 ke 3 di Garden Palace Hotel Surabaya, Rabu (31/10/2018).

 

Menurut Herustiati, wilayah Indonesia Timur di ibaratkan sebagai harta karun yang di miliki negara Indonesia. Akan tetapi, harta karun ini belum dilakukan secara maksimal oleh masyarakat yang berada di wilayah Indonesia. Contoh saja harta karun yang dimiliki Indonesia Timur yakni,  kesenian dan kebudayaan, wisata,kelautan, perikan, kehutanan, produksi migas dan beberapa produk lainnya yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

 

"Saat ini banyak beberapa daerah tertinggal yang berada wilayah Indonesia Timur seperti, Papua, Papua Barat, NTT, Sulawasi Barat dan beberat daerah lainnya. Sebenarnya, daerah ini miliki potensi cukup tinggi untuk di kelola dengan baik. Untuk itu, mari kita kelola bersama untuk mengembangkan potensi yang ada sehingga, pertembuhan ekonomi Indonesia kelak bisa baik," katanya.

 

 

Untuk mendukung itu, Herustiati menegaskan pemerintah terus melakukan upaya-upaya terbaik untuk mengembangkan potensi daerah salah satunya membangun beberapa infrastruktur  seperti pembangunan jalur transportasi, kelautan di beberapa daerah untuk kelancaran dalam transportasi khususnya di wilayah Indonesia Timur.

 

"Saat ini pemerintah terus membanguan beberapa infrastruktur di beberapa wilayah Indonesia Timur. Hal ini untuk mempermudah akses transportasi yang selama ini dianggap menyulitkan bagi masyarakat maupun para pelaku usaha. Apalagi saat ini pemerintah Indonesia sudah memiliki program membangun jarinagan sarana pemesaran seperti revitalisasi 5000 pasar tradisional didaerah tertinggal, perbatasan dan daerah yang terkena bencana gempa,” bebernya.

 

 

 

Herustiati menambahkan peranan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia Timur di perekonomian nasional terhitung cukup besar. Jumlah tersebut mencapai 99,9 persen dan penyerapan tenaga kerja mencapai 97 persen.

 

“Saat ini, UMKM mampu menyumbang terhadap PDB  mencapai 60,34 persen tingkat nasional. Sementara industri kreatif setiap tahunnya terus tumbuh Dimana kontribusi ekonomi kreatif per-2015 lalu  untuk PDB adalah Rp 922,58 triliun dari Rp 852,56 triliun pada tahun sebelumnya. Hingga tahun 2018, ditargetkan kontribusi mencapai lebih dari Rp 1000 triliun,” ujarnya.

 

Herustiati berharap adanya pameran IBT Expo 2018 ke 3 yang digelar mulai 31 Oktober hingga 4 November akan menjadi ajang para buyer dan seller bisa bertemu secara langsung untuk mendapatkan peluang investasi hingga potensi transaksi dagang yang lebih besar.

 

“Mudah-mudahan ajang IBT Expo 2018 ke 3 tahun ini menjadi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang baik dan marilah kita bersama-sama untuk membangun negeri ini,” pungkas Herustiati.(Dani)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive