• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Produk inovasi pro difable karya mahasiswa UM Surabaya diganjar penghargaan

October 31, 2018

 

 

Sby, MercuryFM - Bertepatan dengan Hari Inovasi Nasional dan Wisuda ke 43, Universitas Muhammadiyah Surabaya memberikan Penghargaan Produk Inovasi Pro Difable dan Penerimaan Sertifikat HAKI. Sertifikat HAKI  dari Dirjend HKI Kemnkum Ham diterima oleh 14 inovator. Sedangkan penghargaan diberikan Rektor UM Surabaya Sukadiono kepada 4 karya Inovasi Pro Difable.

 

Satu diantara karya itu adalah Rancang Bangun Alat Bantu Tuna Daksa untuk Menghidupkan dan Mematikan Penerangan Rumah Menggunakan ARDUINO UNO dengan Suara Melalui Smartphone. Hasil karya Briyan Marojahan Hutauruk.

 

Alat ini sangat memudahkan penyandang Tuna Daksa karena mereka dapat menghidupkan dan mematikan lampu di dalam rumah mereka melalui perintah suara ke smartphone. 

 

"Metode alat bantu penerangan rumah ini berbasis bluetooth dan micro controller AT Mega 328 dalam sistem arduiuno uno yang bertugas sebagai kontrol sebagai perintah untuk menghidup dan mematikan lampu" kata Briyan.

 

Mahasiswa UM Surabaya ini menambahkan, suara ditransfer dari smartphone melalui bluetooth dan di transmitkan ke modul bluetooth HC 05, yang kemudian memberikan sinyal ke dalam arduino. Dengan demikian, Arduino memproses data tersebut ke relay yang akan menerima tegangan dan mengontrol lampu tersebut apakah dinyalakan atau dimatikan melalui perintah suara.

 

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tuna Daksa harus mengucapkan perintah kata satu kali atau lebih detail pengucapankannya agar sistem alat berfungsi dengan baik. Jarak konektifitas alat masih dapat dipergunakan dengan maksimal  jarak 27 meter dari alat, lebih dari itu alat akan terputus.

 

Sementara itu Rektor UM Surabaya Sukadiono mengatakan, penerimaan Sertifikat HAKI dan penghargaan terhadap karya inovasi untuk memacu kalangan civitas akademika. Baik itu dosen ataupun mahasiswa supaya terus berkarya menghasilkan inovasi-inovasi baru.

 

"Kita juga ingin menekankan jargon kampus sejuta inovasi, yang harus menghasilkan karya inovasi yang bisa mendapatkan HAKI yang bisa diaplikasikan ke masyarakat" pungkasnya   (Alam.K)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive