• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Jelang purna tugas, Pakde Karwo dilamar jadi dosen tetap IPDN

November 6, 2018

 

Sby,MercuryFM - Sosok Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim dua periode Soekarwo, merupakan sosok yang cukup diperhitungkan dalam kancah nasional. Kemampuannya dalam memimpin Jatim dua periode dan membawa Jatim menjadi propinsi yang cukup disegani, menarik pemerintah pusat agar ilmu yang dimiliki Pakde bisa ditularkan kepada generasi muda calon Aparatur Sipil Negara (ASN).

 

Ini tampak dengan pinangan Mendagri Tjahyo Kumolo agar jelang purna tugas, Pakde mau menjadi dosen tetap di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk mengajar mata kuliah bidang pemerintahan (government).

 

"Saya dipanggil Mendagri kalau tidak salah tanggal 23 Oktober, Pak Rektor IPDN juga dipanggil. Pak Mendagri minta saya ngajar di IPDN bidang government," terang Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim saat ditemui di gedung negara Grahadi Surabaya, Selasa (06/11/2018).

 

Meski menerima tawaran tersebut, kata Pakde, dirinya hingga saat ini belum menerima Surat Keputusan (SK) untuk mengajar di IPDN. Meski dirinya sudah mulai aktif mengajar di perguruan tinggi di bawah naungan Kemendagri tersebut.

 

"Saya memang belum menerima SK, tapi saya sekarang sudah mulai ngajar. Jadwal ngajarnya seminggu sekali di IPDN," ungkapnya.

 

Selain menjadi dosen di IPDN, Pakde Karwo juga mengaku mendapat tawaran untuk menjadi guru besar di sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia. Termasuk tawaran untuk menjadi Guru Besar di IPDN.

 

"Saya kan masih gubernur, kan gak boleh. Masak gubernur jadi profesor, guru besar. Ya nantilah setelah saya benar benar Purna," kelakar pria yang lahir di Madiun ini.

 

Saat disinggung apakah ini langkah awal Pakde Karwo yang menurut kabar akan menjadi Mendagri setelah purna tugas sebagai Gubernur Jatim?. Dengan lugas Pakde Karwo menyatakan menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo, jika nantinya memang diminta sebagai Mendagri. 

 

"Itu urusan Presiden, bukan urusan saya," dalihnya sembari tersenyum.

 

Keinginan Mendagri menarik Pakde sebagai dosen di IPDN, karena prestasi Pakde yang cukup banyak mendapat penghargaan saat memimpin Jatim 10 tahun. Diantaranya mendapat penghargaan Kepemimpinan Kepala Daerah atau "Leadership Award 2017" dari Kementerian Dalam Negeri. Serta  penghargaan "Innovative Government Award (IGA) 2017".

 

Dengan prestasi tersebut Mendagri berkeinginan ASN bisa benar benar menjadi pelayan masyarakat yang mumpuni. Jiwa leadership Pakde yang berlatar Birokrat bisa ditularkan ke siswa IPDN. (ari)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us