• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Puluhan siswa SMA/SMK doa bersama dan tabur bunga dilokasi tragedi korban "Surabaya Membara"

November 12, 2018

 

Sby,MercuryFM - Puluhan siswa-siswi SMA/SMK se Surabaya menggelar doa bersama dan tabur bunga di bawah viaduk Jalan Pahlawan Surabaya, pasca tragedi jatuhnya korban dalam menonton drama kolosal Surabaya Membara.

 

Doa bersama dipimpin oleh Mustaqim aktivis seni Surabaya didampingi ketua Dewan Kesenian Jawa Timur, Taufik Monyong, dan sutradara drama kolosal Surabaya Membara, Bambang Purwanto. Senin (12/11/2018).

 

Usai memanjatkan doa bersama, puluhan siswa dan siswi SMA/SMK se Surabaya yang sebagian besar ikut menjadi pemain drama kolosal Surabaya Membara melakukan tabur bunga tepat di bawah viaduk Jalan Pahlawan.

 

Taufik Monyong mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengirim doa kepada arwah para korban meninggal dunia dalam insiden drama kolosal Surabaya Membara Jumat (9/11) lalu serta doa keselamatan bagi korban luka yang saat ini masih dirawat di beberapa rumah sakit.

 

“Kebetulan ada korban yang dirawat di rumah sakit itu merupakan orang tua dari salah satu pemain drama kolosal yaitu bapak dan ibunya Shella yang mengalami patah leher dan tulang punggung. Mudah-mudahan para korban cepat sembuh,” ujar Taufik diamini puluhan siswa.

 

Taufik juga mengaku paska kejadian memilukan itu sudah dimintai keterangan aparat kepolisian sebanyak dua kali. 

 

“Selain saya, juga ada teman-teman lain yang menjadi koordinator lapangan, sutradara dan yang lain dimintai keterangan. Prinsipnya kami siap memberikan keterangan yang dibutuhkan oleh kepolisian,” ungkap Taufik Monyong.

 

 

Di singgung soal keberlanjutan drama kolosal Surabaya Membara tahun depan. Taufik menegaskan bahwa drama kolosal itu bukan even organising profit oriented tapi murni kepedulian dari generasi muda Surabaya untuk memeriahkan dan mengenang perjuangan para pahlawan yang telah memerdekakan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

 

“Itu tergatung pada adik-adik, apakah generasi Surabaya Membara yang sudah 7 kali digelar akan dilanjutkan menjadi Surabaya Membara ke 8 tahun depan. Sebab tujuan drama kolosal itu sejatinya untuk mengirim doa kepada para suhada, ulama dan pejuang, baru kita melakukan drama sebagai bentuk visualisasi dengan merekontruksi perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan,” ungkapnya

 

Diakui Taufik, lokasi di jalan Pahlawan sengaja dipilih dalam pementasan drama kolosal Surabaya Membara karena lokasi ini merupakan situs pertempuran antara pahlawan dengan pasukan sekutu dan gurka. 

 

“Hampir di sekeliling lokasi ini merupakan situs sejarah pertempuran 10 Novemver 1945. Sehingga kami ingin merasakan langsung energi perjuangan itu” dalihnya.

 

Soal adanya upaya pemerintah menfasilitasi dan menyediakan lahan khusus untuk pementasan drama kolosal Surabaya Membara tahun depan, Taufik menyerahkan sepenuhnya kepada teman-teman. Sebab pemrakarsa drama kolosal ini hanyalah komunitas seniman dan orang-orang yang memiliki kepedulian tinggi untuk menggelorakan semangat juang arek-arek Surabaya.

 

"Saat ini kami sedang berduka sehingga tak mau menyalahkan pihak manapun. Biarlah kami akan melakukan evaluasi apakah masih diperlukan drama kolosal Surabaya Membara tahun depan atau tidak,” pungkas pria yang juga ketua Dewan Kesenian Jawa Timur ini. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive