• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Ribuan Buruh puji kebijakan Pakde Karwo terkait penetapan UMK/UMSK Jatim 2019

November 15, 2018

 

Sby,MercuryFM - Aksi buruh kembali mewarnai jelang penetapan UMK/UMKS Kota Kabupaten Jatim 2019. Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja di Jatim menggelar aksi mereka di depan Gedung Grahadi. Kamis, (15/11/2018).

 

Namun aksi ribuan buruh dari berbagi serikat pekerja dan daerah di Jawa Timur ini bukan seperti biasanya memprotes UMK. Kedatangan mereka untuk memuji kebijakan Gubernur Jatim Soekarwo yang telah memenuhi aspirasi buruh terkait penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) tahun 2019.

 

“Ini sejarah baru, Gubernur Jatim akan memberi hadiah yang luar biasa di akhir masa jabatannya. Pakde Karwo telah membuat sejarah baru diakhir masa jabatannya dalam hal penetapan upah buruh dan pekerja. UMK dan UMSK tahun 2019 akan ditetapkan bersamaan dalam satu hari,” ujar Sukarji koordinator aksi,  saat dikonfirmasi di sela-sela aksi.

 

Menurut Sukarji, Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim Soekarwo, juga menerima dengan baik aspirasi (usulan) serikat pekerja dan serikat buruh yang menginginkan kenaikan UMK 2019 lebih tinggi dari ketentuan PP Nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan dan mengurangi disparitas upah antar kabupaten/kota di Jatim.

 

“Ada 17 kabupaten/kota di luar ring 1 yang kenaikan upahnya diatas ketentuan PP Nomor 17 tahun 2015, yaitu kisaran 8,49 persen hingga 24,57 persen. Terima kasih Pakde Karwo,” kata Sukarji yan disambut terikan “Hidup Pakde Karwo” dari peserta aksi buruh.

 

Bahkan dalam pertemuan dengan perwakilan serikat pekerja dan serikat buruh di Jatim, lanjut Sukarji, Pakde Karwo berani mengatakan Pergub Jatim tentang UMK/UMSK 2019 sejatinya sudah ditetapkan tinggal persoalan administrasi dan koreksi dari Biro Hukum dan Sekdaprov Jatim serta lampiran-lampiran lainnya.

 

“Nomor Pergubnya sudah disampaikan tidak akan berubah, paling lambat besok akan ditandatangani Pak Gubernur,” ungkap Sukarji.

 

Terpisah, Kadisnakertrans Jatim, Himawan Estu Bagijo membenarkan bahwa Pergub Jatim nomor 665 tentang penetapan UMK 2019 dan Pergub Jatim nomor 666 tentang UMSK 2019 hari ini sudah ditandatangani oleh Gubernur Jatim Soekarwo. 

 

“Tapi pengumumannya tetap dilaksanakan pada tanggal 21 November mendatang sesuai dengan ketentuan,” jelas Himawan.

 

Kata Himawan, ada 17 kabupaten/kota di Jatim yang kenaikan UMK 2019 diatas 8,03 persen sesuai dengan ketentuan PP nomor 78 tahun 2015. Diantara Kab Magetan, Kab Pacitan, Kab Trenggalek, Kota Mojoketo, Kota Pasuruan dan Kab Lamongan serta masih banyak lagi.

 

“Tujuan menaikkan UMK diatas ketentuan PP No.78 tahun 2015 adalah untuk mengurangi disparitas upah antar kabupaten/kota di Jatim yang saat ini masih kelihatan mencolok. Kami berharap seluruh buruh dan pekerja di Jatim bisa menerima keputusan Gubernur Jatim yang ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Himawan. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags