Unicef Beri Penghargaan Bupati Sahabat Anak pada Emil Dardak

November 16, 2018

 

 

 

Sby, MercuryFM - Keberhasilan Kabupaten Trenggalek dalam memenuhi kebutuhan dasar layanan kesehatan pada anak diberikan apresiasi dari Unicef. Bupati Trenggalek Emil Dardak mendapatkan penghargaan sebagai Bupati Sahabat Anak 2018.

 

Penghargaan ini diberikan oleh Unicef setelah upaya nyata yang dilakukan di Trenggalek dalam rangka pemberian sarana dan keberpihakan pada anak-anak. 

 

"Di Trenggalek imunisasi yang dilakukan selalu berhasil. Ini menjadi contoh penting pada kepedulian pada kesehatan anak," kata Kepala Perwakilan Unicef Pulau Jawa Arie Rukmantara ketika ditemui di sela-sela High Level Meeting di Oak Wood Hotel Surabaya, Kamis (15/11/2018).

 

Arie menjelaskan, Trenggalek juga dianggap mampu dalam menjalankan PAUD yang layak bagi anak-anak. Di berbagai kawasan, PAUD menjadi kunci keberhasilan pendidikan anak di usia dini.

 

Bahkan, di Trenggalek juga terdapat penitipan anak di lokasi pasar tradisional. Sehingga mereka bisa menempatkan anak di tempat yang layak meskipun orang tuanya bekerja.

 

"Keberpihakan pada anak itu yang menjadi pertimbangan kami," ucapnya.

 

Selain Emil Dardak, Unicef juga memberikan penghargaan Gubernur Sahabat Anak pada Soekarwo. Pemberian penghargaan pada Pakde Karwo itu diberikan karena komitmennya dalam membawa Jatim menjadi provinsi yang peduli pada kesehatan anak. 

 

Emil Dardak menuturkan, pihaknya percaya kepedulian pada anak bisa membawa efek positif bagi kemajuan daerah. Isu kesehatan anak sendiri memang kalah dengan isu pembangunan maupun infrastruktur lainnya.

 

Bicara tentang anak memang harus komprehensif. Mulai dari enam bulan pertama ketika dilahirkan. "Biar bangsa ini kompetitif dengan anak-anak yang cerdas," katanya.

 

Di Trenggalek masayarakatnya memang banyak di pedesaan. Namun, kami memperhatikam betul isu tentang anak. "Kami sediakan kendaraan bagi anak-anak ke sekolah, mainan anak-anak di taman sampai penitipan anak di pasar," kata Emil.

 

Deputy Representative Unicef Indonesia Robert Gass dalam sambutannya menyatakan, menjaga kesehatan anak sebagai generasi penerus merupakan investasi penting bagi semua pihak.

 

"Saya percaya anda yang berkumpul di sini adalah pihak-pihak penting dan sangat ahli di bidangnya. Menjaga investasi ini tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Harus dilakukan bersama-sama, karena ini adalah investasi kita semua," ujar Robert Gass. 

 

Robert menambahkan,  Indonesia adalah sebuah negara dengan jumlah penduduk sangat besar. Perlu keterlibatan semua pihak untuk mewujudkan program seperti ini. 

 

Chief Field Officer Unicef Wilayah Pulau Jawa Arie Rukmantara mengatakan ada dua kegiatan besar yang sudah berhasil dilakukan di Jawa Timur. ”Untuk vaksinasi MR (Measles dan Rubella) di 2017 berhasil memvaksin 9 juta anak tanpa drama. Hal ini membuat  Jawa Tengah, DIY iri. Begitu juga vaksin difteri yang berhasil memvaksin 10,7 juta anak. Momentum keberhasilan ini harus menjadi bahan bakar menyukseskan program berikutnya,” kata Arie. 

 

Imunisasi difteri diberikan kepada hampir 11 juta anak dengan usia hingga 19 tahun di seluruh Jawa Timur. Pelaksanaan vaksinasi difteri di Jawa Timur dilakukan tiga putaran. Putaran pertama berlangsung Februari- Maret, putaran kedua Juli-Agustus dan putaran ketiga November- Desember. 

 

Untuk menyukseskan program ini perlu bergandengan dengan semua pihak termasuk entrepreneur dan dunia industri. Pola komunikasi untuk menyosialisasikan program juga perlu dipilih yang paling tepat agar bisa diterima masyarakat.(Dani)

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive