• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Bantah tidak pro rakyat, Dinas Perumahan Rakyat paparkan program RTLH untuk rakyat

November 23, 2018

 

Sby, MercuryFM - Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (PRKPCK) Jawa Timur membantah tudingan  kurang berpihak kepada masyarakat. 

 

Justru dinas PRKPCK ini telah melakukan program bersama TNI yakni Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sampai  tahun 2018 ini sekitar 100 ribu lebih lakukan pembangunan RTLH.

 

Kepala Dinas PRKPCK Jawa Timur, Moh Rudy Ermawan menjelaskan, mulai tahun 2009 sampai dengan 2018 pemprov Jatim sudah merenovasi RTLH sebanyak 118.000 unit. Program tersebut dilakukan kerjasama  dengan Prajurit TNI AD Kodam V Brawijaya, untuk rehab rumah masyarakat miskin/tidak mampu di pelosok-pelosok desa seluruh Jawa Timur. 

 

“Rata-rata anggaran RTLH ini 90 miliar per tahun, tahun 2019 nanti juga tetap ada anggaran untuk perumahan berpihak pada rakyat,” kata Rudy, di ruang kerjanya, Jum'at, (22/11/2018).

 

Program RTLH diakuinya secara anggaran tidak masuk dalam nomenklatur di Rencana Kerja Anggaran (RKA) Dinass PRKPCK Jatim. Namun langsung dari pemprov kepada TNI Angkatan Darat sebagai pihak yang melakukan pembangunan. 

 

Setiap unit rumah yang direnovasi mendapat anggaran sekitar Rp 8,5 juta yang itu digunakan untuk perbaikan Atap, Lantai dan Dinding rumah tidak layak huni. 

 

“Kami di Dinas Cipta Karya tetap terlibat sebagai melakukan mentoring dan pengawasan agar pembangunan RTLH berjalan dengan baik,” ujar Rudy

 

Rudy juga memastikan tahun 2019 nanti, anggaran perumahan pro rakyat yang menjadi gagasan Gubernur Jatim Soekarwo itu akan terus berlanjut. Karena targetnya 324 ribu lebih RTLH terbangun sesuai pengajuan masyarakat ke pemprov Jatim untuk segera ditangani. 

 

“Renovasi RTLH milik masyarakat kurang mampu itu tersebar di hampir semua kabupaten di Jawa Timur, seperti Gresik, Ponorogo, Pacitan,” jelasnya.

 

Selain RTLH, lanjut Rudy, keberpihakan pemprov Jatim khususnya dari Dinas PRKPCK terwujud dalam program bantuan sarana dan prasarana pemukiman dalam bentuk dana hibah dan bansos. 

 

Kemudian ada program MCK (Mandi Cuci Kakus) Comunal yakni satu MCK yang layak untuk beberapa rumah. 

 

“Ada juga bantuan Sumur bor, pipanisasi sumber mata air untuk mengatasi masalah kekeringan di sejumlah desa di Jawa Timur, tahun 2018 ini ada 200 titik tahun 2019 nanti juga ada 200 titik untuk mengatasi masalah kekeringan,” pungkasnya. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive