• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Bisnis P2P Lending Akseleran Tumbuh Signfikan di JawaTimur

November 26, 2018

 

Sby, MercuryFM - Hingga pertengahan November 2018, jumlah pengguna PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) di Jawa Timur tumbuh signifikan seiring dengansemakin tingginya pemahaman masyarakat setempat terhadaplayanan yang diberikan oleh Akseleran sebagai Peer-to-Peer Lending (P2PLending). Tercatat, selama hampir selama 13 bulan terakhir, nilai investasi dari Jawa Timur mencapai Rp6 miliar yang berasal dari sekitar 3.400 pemberi pinjaman(lender).

Chief Marketing Officer Akseleran, Andri Madian mengatakan bahwa rata-rata tingkat pertumbuhan Akselerandi Jawa Timur berada di rentang 40%-50% setiap bulannya. Pencapaian ini, katanya, merupakan sebagai dampak positifyang diberikan oleh Akseleran untuk mengajak masyarakatmemberikan kontribusinya dalam membantu para pelakuusaha (borrower) yang membutuhkan permodalan melaluiplatform Akseleran.

"Jadi Akseleran sebagai P2P Lending merupakan platform yang menghubungkan peminjam dengan pemberi pinjaman. Dengan terus meningkatnya pemberi pinjaman dari JawaTimur menunjukkan masyarakat di sini selain sudah makinpaham tentang Akseleran juga memiliki rasa kepedulian yang sangat besar untuk membantu perkembangan para pelakuusaha lokal yang membutuhkan permodalan," kata Andri saat konferensi pers di Surabaya, Senin (26/11/2018).

Andri mengungkapkan, Kota Surabaya masih menjadi pemberi kontribusi terbesar sebagai pemberipinjaman dari Jawa Timur. Setidaknya, terang Andri, jumlahpersentase pemberi pinjaman dari Surabaya hinggapertengahan November tahun ini sekitar 60% dan selebihnyaterbagi merata di wilayah lainnya di Jawa Timur.

Sementara itu Head of Public & Government Relation Akseleran,  Rimba Laut menambahkan  tren pertumbuhan pemberipinjaman yang signifikan di Jawa Timur sangat berdampakterhadap kemajuan UKM-nya. Apalagi, jelas Rimba, berdasarkan hasil survei ekonomi nasional mencatat daritahun ke tahun jumlah UKM di Jawa Timur terus bertambahmenjadi sebanyak 9,59 juta di 2016 dari sebelumnya hanya4,2 juta di 2008.”

“Kami senang Akseleran bisa memberikan dampak sosialyang sangat positif untuk meningkatkan level UKM yang selama ini mengaku masih sering mengalami keterbatasanmodal dan sulitnya memperoleh permodalan dari bank maupun lembaga keuangan konvensional lainnya yang adasaat ini. Khusus para pemberi pinjaman di Akseleran tentumendapatkan keuntungan juga dengan berinvestasi mulai dariRp100 ribu maka mereka dapat memperoleh rata-rata imbalhasil sebesar 18%-21% per tahun,” katanya.

Rimba pun menerangkan, tumbuhnya bisnis Akseleran di Jawa Timur turut mendorong pertumbuhan secara nasional. Menurutnya, penyebaran pemberi pinjaman di Akseleransudah mencakup seluruh wilayah di Indonesia denganmenembus angka sebanyak lebih dari 82 ribu pemberipinjaman dan telah menyalurkan total pinjaman sebesarRp175 miliar.

“Sekarang waktunya kami mendorong para pelaku usaha di Jawa Timur untuk mengajukan pinjaman di Akseleran. Adapun 100% pinjaman yang disalurkan oleh Akseleranuntuk usaha-usaha produktif dan bukan untuk konsumtifdengan minimal pinjaman yang kami salurkan sebesar Rp75 juta atau jika di luar wilayah Jabodetabek sebesar Rp150 jutadan maksimal sebesar Rp2 miliar,” tambah Rimba.(Dani)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive