• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Fraksi Golkar Tagih Pakde Karwo Soal Pembangunan Waduk dan JLS

December 4, 2018

 

 

 

 

 

Sby, MercuryFM – Fraksi Golkar DPRD Jawa Timur tagih keseriusuan Gubernur Jatim Soekarwo dalam merealisasika Jalur Lintas Selatan (JLS) dan beberapa waduk dijatim.

 

Ini disampaika Fraksi golkar dalam laporan  Keterangan Pertangungjawaban Akhir Masa Jabatan (LKPJ-AMJ) Gubernur Jatim Soekarwo dan Wagub Saifullah Yusuf 2014-2018.

 

Juru Bicara Fraksi Partai Golkar, Pranaya Yudha Mahardhika mengatakan dalam Pandangan Umum soal LKPJ-AMJ, dari sekian keberhasilan yang dicapai masih ada beberapa pekerjaan rumah (PR) Pemprov Jatim. Yakni pembangunan jalur lintas selatan (JLS) yang masih belum tuntas. Serta pembangunan waduk, embung dan JITUT (Jaringan Irigasi Terpadu Usaha Tani) dan JIDES (Jaringan Irigasi Desa). 

 

“Kami minta penjelasan soal JLS dan Waduk di Jawa Timur belum semuanya tuntas dan banyak kendala. Termasuk JITUT dan JIDES yang cukup didambakan para petani,” kata Yudha, Selasa (04/12/2018).

 

Gubernur Jatim Soekarwo ketika dikonfirmasi terkait hal itu mengakui bahwa pembangunan JLS dan waduk, embung di Jawa Timur masih menjadi Pekerjaan Rumah dan akan dijadikan program prioritas tahun depan. 

 

“Percepatan pembangunan JLS direncanakan melalui pendanaan Islamic Development Bank (IDB) sudah melalui proses kerjsama untuk JLS sepanjang 71,69km yang dibangun selama tiga tahun multiyears mulai 2019,” jelas Pakde sapaan akrab Gubernur Jatim Soekarwo.

 

Sedangkan untuk Waduk sampai saat ini lanjut Pakde, Jawa Timur sudah ada 89 waduk dengan volume efektif 818 juta meter kubik. Selanjuntya terdapat beberapa waduk yang sedang dalam proses pembangunan. Yaitu Waduk Bendo di Ponorogo, Waduk Gongseng di Bojonegoro, Waduk Tukul di Pacitan, Waduk Tugu di Trenggalek, Waduk Semantok di Nganjuk. 

 

“Satu waduk lagi sudah dalam perencanaan yaitu Waduk Bagong di Trenggalek. Semua waduk baru itu diperkirakan akan menambah kapasitas tampung air jadi 88,93 juta meter kubik,” paparnya

 

Selain waduk, kata Pakde, juga ada embung, yang tercatat sudah dibangun sebanyak 417 embung di seluruh Jatim. Dengan volume efektif 19 juta meter kubik. Ditambah lagi Embung geomembrane di desa-desa yang selama ini mengalami kekeringan saat musim kemarau. 

 

“Waduk dan Embung itu selama ini digunakan untuk irigasi, air bersih, pembangkit listrik yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani dan pengurangan kesenjangan antar wilayah. Termasuk JITUT dan JIDES yang dilaksanakan bersama Himpunan Petani Pemakai Air,” pungkasnya.(ari)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive