• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Ada faktor pengabaian aliran air tanah dalam pembangunan proyek basement di lokasi jalan Gubeng yang ambles

December 19, 2018

 

Sby, MercuryFM - Faktor air yang merembes akibat galian proyek basement yang begitu dalam bisa jadi menjadi salah satu faktor amblesnya jalan raya Gubeng kemarin malam.

 

Wakil ketua Perhimpunan Insinyur Indonesia (PII) Jatim Guntur Prihantono dalam keterangan bersama beberapa pengurus PII Jatim mengatakan, amblesnya jalan di Gubeng itu kemungkinan disebabkan karena air yang merembes dan menggerus tanah dibawahnya. 

 

Pasalnya, di wilayah Gubeng, bisa ditemukan air hanya dalam kedalaman 5 meter saja. Disatu sisi, bangunan basement itu punya kedalaman hampir 20 meter. 

 

"Kalau kita bicara seorang enjiner pasti di awal mesti ada tes2 tanah. Di surabaya ini ketinggian tanah dari permukaan air laut cukup rendah. Kalau saya melihat di daerah tersebut orang menggali sumur 5 meter saja sudah menemukan air. Terus bayangkan ini sudah 20 meter," ujarnya.

 

Guntur menuturkan, kondisi jalan di Gubeng sebenernya tidak ada masalah dan tergolong baik. Karena itu, kemungkinan memang rontoknya jalan di Gubeng itu akibat kegiatan kontruksi disebelahnya yang tidak berjalan baik. 

 

Menurutnya jalan di raya gubeng itu adalah jalan kategori mantap. Tidak ada penurunan karena itu sudah menjadi jalan kota. Jalan kota itu tidak ada lubang kecuali pinggir2. 

 

"Struktur tanah di Gubeng diduga menjadi labil karena memang ada air yang masuk dari lubang yang ada disampingnya. Sehingga, retak dan terjadi amblesan," terangnya.

 

"Artinya kalau gak ada galian jalan itu tetep mantap. Itu kan ada struktur tanah berlapis lapis. Di dalamnya pasti ada air. Struktur tanah bisa menjadi padat karena ada faktor basah. Begitu ada kejenuhan dan diambil airnya struktur tanahnya jadi terurai," tambahnya.

 

Namun meski begitu dirinya menyatakan ini karena faktor kelambanan dalam penanganan faktor tanah akibat pembangunan proyek bassement dengan kedalaman 20 meter tersebut.

 

"Saya yakin bahwa proyek pembangunan basement di sebelah jalan Gubeng 141 sudah melalui mekanisme yang benar. Ada manajemen konstruksi, dan pasti kontraktornya sudah punya pengalaman. Cuma karena kurang kehati hatian saja yang mengakibatkan timbulnya insiden tersebut," pungkasnya. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive