• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Tambahan 10 Armada Bus Suroboyo sudah siap

December 27, 2018

 

Sby,MercuryFM- Sempat menjadi pembahasan alot di DPRD Surabaya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya kedatangan armada baru Bus Suroboyo. Selasa (25/12/2018), 10 armada Bus Suroboyo itu sudah tiba di Kota Pahlawan dan kini berada di Terminal Osowilangon (TOW).
Dengan tambahan armada ini, berarti jumlah Bus Suroboyo menjadi 20 unit. Armada ini akan digunakan untuk menambah jumlah bus yang telah melayani rute Terminal Purabaya-Rajawali (utara-selatan) an ITS-Pakuwon Trade Center (timur-barat) itu.

“Rencananya akan dioperasionalkan Januari 2019 nanti,” ungkap Kepala Dishub Irvan Wahyudrajad.

Ia menjelaskan sementara ini pihaknya akan melakukan sejumlah persiapan. Di antaranya, mengurus dokumen surat-surat kendaraan bermotor, rekrutmen driver, dan menganalisa kebutuhan masyarakat atas bus tersebut.

Bus Suroboyo ini pertama kali dioperasikan 7 April 2018 lalu. Kapasitas angkut bus bisa untuk 67 penumpang, di mana tempat duduk antara laki-laki dan perempuan dipisahkan.

Bus dengan lebar 2.4 meter dan panjang 12 meter ini memiliki kursi berwarna pink untuk penumpang perempuan dan kursi berwarna oranye untuk laki-laki. Kursi berwarna oranye ada di bagian belakang. Hal ini untuk memberikan kenyamanan dan keamanan kepada penumpang, terutama mengantisipasi tindak pelecehan.
Irvan mengatakan bus akan dipakai menambah jumlah armada Bus Suroboyo yang sudah ada. Ia pun menerangkan rute yang akan dilewati armada tambahan ini sama dengan rute bus yang sebelumnya. Artinya, tidak

 

ada rute baru.

“Tetapi masih akan kita lihat, mana yang lebih butuh tambahan armada. Apakah rute utara-selatan atau timur-barat. Nanti tergantung demand-nya,” lanjutnya.

Ia berharap dengan tambahan armada ini jarak tunggu penumpang atau keberangkatan per bus menjadi lebih pendek. 

“Sekarang kan masih sekitar satu jam. Kami berharap bisa turun menjadi 20 menit,” katanya kembali.

Bagaimana cara naik bus ini? Irvan Wahyudrajat menyampaikan tetap sama dengan bus sebelumnya. Calon penumpang tidak perlu membayar memakai uang, melainkan dengan sampah plastik. 

 

Sampah plastik yang sudah dibersihkan dibawa ke halte terdekat atau bank-bank sampah, lalu tukarkan sampah plastik yang sudah dibersihkan kepada petugas. Sampah itu nanti akan diganti satu tiket yang berlaku untuk satu kali jalan atau lebih asalkan tidak melebihi batas waktu yang tertera pada tiket. 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags