PPD jalur prestasi akan dievaluasi

December 29, 2018

 

Sby, MercuryFM - Evaluasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) mulai dilakukan Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim untuk PPDB 2019. Pasalnya, pendaftaran jalur non online, seperti jalur prestasi, jalur mitra warga dan jalur bidik misi memantik polemik pada PPDB 2018 ini.

Menurut Kepala Dispendik Jatim Saiful Rachman, dari ketiga pola penerimaan tersebut, jalur prestasi menjadi bahan evaluasi utama. Mengingat pada PPDB tahun ini, persoalan tersebut hingga menarik perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sementara jalur mitra warga dan jalur bidik misi tidak banyak kebijakan yang diubah. Artinya, tetap menggunakan skema dan mekanisme yang sebelumnya.

“Kemarin (PPDB 2018, Red) kan banyak komplain dari wali murid. Sampai KPK ‘turun gunung’ nangani masalah itu. Tapi kan kita dijalur yang benar. Sudah sesuai dengan pedoman juknis,” kata Saiful, Jumat (28/12/2018).

Kendati begitu, lanjut Saiful, pihaknya akan tetap merumuskan mekanisme yang bisa dijadikan pedoman terkait jalur pretasi agar lebih bisa dipahami. Baik pihak sekolah maupun wali murid. “Ini akan kita bahas. Kita rumuskan mekanisme jalur prestasi ini seperti apa dan spesifikasinya bagaimana. Kita akan bahas secara detail,” ungkap dia.  
 
Lebih lanjut, kerja sama dengan KONI dan pihak-pihak terkait akan dilakukan. Agar bisa sesuai sasaran. “Jadi biar yang menggunakan jalur prestasi ini benar-benar akurat prestasinya, sertifikatnya yang diajukan,” paparnya.

Selain jalur prestasi, jalur mitra warga dan bidik misi juga menjadi evaluasi Dispendik Jatim. Ia mengatakan, tidak banyak yang dievaluasi pada pola penerimaan keduanya. Kebijakan tersebut masih tetap sama dengan PPDB tahun 2018.

“Kalau mitra warga ya yang betul-betul dalam keadaan miskin sesuai dengan kondisi lapangan. Kalau bidik misi anak yang pintar tapi miskin dan kita beri beasiswa. Tidak ada perbedaan untuk pola ini,” jelas Saiful.

Di sisi lain, Kepala SMAN 1 Surabaya Khoiril Anwar mengatakan, jika belum ada evaluasi terkait PPDB 2018. Sebab, proses tersebut tidak ditemukan kendala atau masalah apapun.

“Kami tidak menemui kendala apapun di PPDB kemarin. Tidak ada aduan atau apapun yang mengganggu proses situ. Yang penting pedoman kita sesuai dengan juknis,” tuturnya.

Sehingga, kata dia, untuk kesiapan PPDB tahun 2019 masih belum terbahas. Jika ada evaluasi, ia mengaku akan ada tim khusus untuk menganalisa kebijakan pada juknis PPDB. “Karena semua tergantug pada penentu kebijakan, jika ada perubahan kita ada tim sendiri yang menggodok juknis nanti,” pungkasnya.(alam)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive