Dewan Syuro PBB diminta tegur keras Yusril Ihza Mahendra atas sikapnya menjadi lawyer Jokowi

December 31, 2018

 

Sby,MercuryFM - Ketua Majelis Syuro DPP PBB DR HMS Kaban MSi diminta forum silaturahim Dewan Dakwah Islamiyah (DDII) Jatim bersama pondok pesantren yang tergabung dalam BKSPPI, tokoh masyarakat, Ormas Islam, dan cendekiawan muslim, untuk  menegur keras Yusril Ihza Mahendra (YIM).

"DDII selaku wali amanah bersama 27 ormas Islam yang turut membidani lahirnya PBB sebagai implementasi  melanjutkan perjuangan politik Partai Masyumi, meminta agar YIM ditegur keras oleh ketua mejelis Syuro PBB, atas sikap politiknya," tandas H. Tamat Anshory Ismail, ketua Majelis Syuro Dewan Dakwah Jatim.


Prof. Thohir Luth, seorang cendekiawan muslim tidak bisa menerima logika YIM, yang menurut ketua Majelis Dewan Syuro PBB  langkah YIM ke pasangan no 01 di pilpres kapasitasnya sebagai profesi lawyer bukan sebagai pimpinan partai

 

Komitmen perjuangan politik harus di depan komitmen ptofesi. Jika lebih berat kepada komitmen profesi, sebaiknya mundur dan letakkan jabatan politik agar umat tidak risau dengan arah gerak YIM", ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Chairul Jaelani selaku anggota majelis syuro DDII Jatim. Dirinya  malah mempertanyakan propesional lawyer seperti apa YIM membela pasangan no urut 01 tersebut.

 

"Jare komitmen profesi, kok gak dibayar, gratis sisan, perilaku profesi sing nggarahi bingung wong akeh". (Katanya komitmen profesi, kok gak dibayar, gratis juga, perilaku profesi yang bikin orang banyak bingung)", ujarnya dengan dialek khas Suroboyo..

 

Sementara itu HMS Kaban yang juga hadir dalam pernyataam sikap mengatakan, bahwa gonjang-ganjing politik di tubuh PBB saat YIM menjadi lawyer pasangan calon Presiden nomor urut 01 masih belum bisa dipahami secara jernih oleh keluarga besar, simpatisan dan kader PBB.

 

"Padahal dalam banyak kesempatan Yusril telah menegaskan dalam kapasitas profesi sebagai lawyer, bukan sebagai pimpinan partai. Namun saya memahami pernyataan sikap ini," ujarnya.


"Saya akan tetap berusaha menyelesaikan hal ini. Sebab bagi saya seribut apapun, seriuh apapun PBB harus tetap utuh. Puluhan tahun saya mengenal YIM selaku pribadi yang tetap konsisten dalam perjuangan", lanjutnya. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group