• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

NKE tutup galian basement di Jl.Raya Gubeng

December 31, 2018

Sby, MercuryFM-PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE) Tbk siap memenuhi rekomendasi dari tim mitigasi keamanan konstruksi dan Kementrian PUPR untuk menutup proyek basemen milik PT Saputra Karya.

Direktur Operasional PT NKE Hendri Nur mengatakan, setelah dilakukan pengerjaan dua tahap sebelumnya, yakni normalisasi Jalan Raya Gubeng dan pemasangan besi Steel seet Pile untuk menyangga agar tak kembali ambles. Selanjutnya dimulai pengerjaan pengurukan galian basemen sesuai rekomendasi Tim mitigasi keamanan konstruksi.

"Kami akan lakukan pengurukan sampai permukaan tanah di bawah permukaan Jalan Raya Gubeng," ujar Hendri saat ditemui di lokasi proyek, Senin 31/12/ 2018.

Diperkirakan pengurukan basement ini membutuhkan sekitar 30-35 meter kubik tanah, dengan pembiayaan menggunakan dana Rp 10 milliar yang dicanangkan sebelumnya. Jumlah tersebut masih memungkinkan bertambah melihat nanti kondisi yang ada.

"Sekarang sudah hampir mendekati Rp 10 milliar (total pembiayaan normalisasi). Tapi itu sifatnya sementara bisa bertambah," ungkapnya.

Hendri sendiri mengaku belum menghitung secara rinci berapa dana yang dibutuhkan untuk mengembalikan kondisi Kawasan Jalan Raya Gubeng. Termasuk soal kerugian yang dialami. Diungkapnya, saat ini PT NKE masih melakukan penyusunan laporan keuangan setelah kajian longsor proyek basemen depan Kantor BNI Gubeng itu.

Wakil Ketua Tim Recovery PT NKE Tbk Demi Bastria menambahkan, pengerjaan pengurukan basemant estimasinya selesai sekitar 7-8 hari. Lebih lama memang dari pada pengerjaan pengurukan Jalan Raya Gubeng yang longsor. Ini dikarenakan area basemant lebih luas, mencapai 70 meter persegi.

"Soal berapa habisnya, kami tidak hitung. Sebab yang terpenting kami secepat mungkin memenuhi rekomendasi dari tim mitigasi dan K3 (Keselamatan dan kesehatan kerja)," kata Demi.
Lantas bagaimana kelanjutan proyek ini?, Demi menyerahkan sepenuhnya ke pemilik PT Saputra Karya. Pihaknya hanya mengikuti rekomendasi dari tim mitigasi keselamatan kemanan dan Kementrian PUPR.

"Itu nanti tergantung ownernya, kami hanya mengikuti rekomendasi saja," tandas Demi.(alam)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us