Komisi A tunggu laporan masyarakat terkait seleksi penentuan 5 anggota Komisi Informasi Jatim

January 13, 2019

 

Sby,MercuryFM - Mencuatnya polemik seleksi calon anggota Komisi Informasi (KI) Jatim yang dinilai tidak transparan dan penentuan 5 anggota KIP karena faktor titipan memantik reaksi anggota Komisi A.

 

Sebagai pihak yang bertanggung jawab, Komisi A menurut anggotanya, dr Agung Mulyono pihaknya siap menjelaskan proses pelaksanaan fit and propertest serta sampai voting menentukan 5 anggota Komisi Informasi dari 15 calon anggota yang mengikuti fit and propertest.

 

"Pada dasarnya domain dari Komisi A DPRD Jatim adalah melanjutkan rangkaian proses seleksi calon anggota KI dari Panitia Seleksi (Pansel). Yang sudah menentukan 15 nama. Kita hanya memilih 5 orang nama. Kalau ternyata ada yang keberatan dan tidak puas dengan hasil seleksi yang kami lakukan, silakan laporkan kepada kami,” ujar politisi Partai Demokrat, Minggu (13/1/2019).

 

Menurut politisi Partai Demokrat ini, tudingan seleksi yang diduga tidak transparan, ada calon titipan dan system kelolosan hanya dilakukan secara voting siap dijelaskan secara terbuka. 

 

“Kita ini kan wakil rakyat, tentunya kita siap mendengarkan suara dan masukan dari masyarakat, termasuk untuk urusan seleksi KI Jatim ini,” ungkapnya.

 

“Kalau ada laporan masyarakat tentang keberatan, kita pasti sampaikan ke pimpinan untuk ditindaklanjuti dengan cepat,” lanjutnya.

 

Kata Agung pihaknya mengambil sikap segera melakukan fit and propertest tidak lain agar KI Jatim yang baru bisa segera terbentuk dan dilantik. 

 

“Kalau memang semua prosesnya sudah tidak ada masalah ya mereka bisa bekerja. Tapi kalau ternyata benar ada masalah tentu akan ada evaluasi atau dikaji ulang,” pungkas Agung yang juga politisi dari dapil Banyuwangi, Bondowoso dan Situbondo ini.

 

Sementara itu, sumber di internal DPRD Jatim menyebutkan, bahwa fakta seleksi fit and proper test calon anggota Komisi Informasi (KI) Jatim tidak transparan semakin kuat. 

 

Salah satu indikasinya adalah rapat pleno di Komisi A DPRD Jatim ternyata tidak diikuti oleh seluruh anggota Komisi A. Namun pimpinan Komisi A tetap 'memaksakan' untuk menetapkan 5 nama lolos seleksi KIP Jatim. 

 

Versi ketua Komisi A DPRD Jatim Fredy Purnomo, pleno pengambilan keputusan diikuti 14 orang. 

 

“Tapi faktanya yang ikut cuma 10 orang anggota. Fraksi PKB cuma 1 orang, bahkan dari Fraksi Partai Gerindra tidak ada yang ikut,” sebut sumber ini. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group