• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Cegah demam berdarah, UM Surabaya sebar lavender

January 17, 2019

Sby, MercuryFM - Melalui program Sahabat Keluarga (Saga), mahasiswa fakultas ilmu kesehatan masyarakat Universitas Muhammadiyah Surabaya membagikan ratusan tanaman Lavender di Kecamatan Rungkut. Penyerahan ratusan tanaman Lavender itu di lakukan secara simbolis oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan kepada Camat Rungkut.

 

Dekan FIK UM Surabaya Mundzakir mengatakan, tingkat prevelensi penderita demam berdarah di kawasan Rungkut cukup tinggi disaat musim penghujan.

 

Wabah demam berdarah masih menjadi persoalan di kecamatan Rungkut Surabaya. Saat musim penghujan prevelensi penderita demam berdarah di kecamatan itu. Cukup tinggi.

 

"Jumlah penderita demam berdarah meningkat dibandingkan tahun lalu seiring perubahan cuaca" ujarnya.

 

Karenanya dengan kondisi ini mahasiswa berupaya mengantisipasi dgn memberikan edukasi ke masyatakat.

 

Mundzakir kembali menambahkan tanaman Lavender yang dibagikan ditanam didepan rumah masing-masing warga, untuk mengusir nyamuk aedes aegepty.

 

Sementara itu Camat Rungkut M Syafiq mengakui kalau wilayah kerap menjadi kantong wabah demam berdarah saat musim penghujan.

 

"Didaerah ini memang banyak tanah kosong dan rawa, kita sudah berkomunikasi dengan pengurus RT/RW supaya pemilik tanah kosong membersihkan areanya" ujarnya.

 

M Syafiq menambahkan kalau pihaknya kerap kali melakukan sosialisasi kepada warga bagaimana cara mencegah wabah demam berdarah.

 

"Kita berterimakasih atas program Saga UM Surabaya yang turut terlibat dalam sosialisasi" pungkasnya.

 

Selain membagikan tanaman Lavender, dalam acara itu dikenalkan inovasi mahasiswa UM Surabaya dalam mengolah ramuan anti nyamuk. Yaitu Nabati (Natural Body Lotion) dan Napyti (Natural Sleepy Body Lotion). Karya inovasi itu dipamerkan saat acara di kantor Kelurahan Rungkut.(alam)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive