• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Gubernur sudah tandatangani surat teguran keras wakil Bupati Trenggalek

January 22, 2019

 

Sby,MercuryFM - Gubernur Jatim Soekarwo memastikan hari ini telah menandatangani surat teguran keras kepada wakil Bupati Trenggalek Muhammad Nur Arifin yang telah meninggalkan tugas sebagai wakil Bupati Trenggalek tanpa ijin. 

 

Wabup Trenggalek tersebut sempat dikabarkan menghilang karena tidak bisa dihubungi selama lebih dari 10 hari yakni sejak tanggal 9 sampai 21 Januari 2019.

 

"Sudah saya tandatangani hari ini dan sudah meluncur kesana. Tak masuk kerja mulai tanggal 9 hingga tanggal 21 Januari 2019," ujar Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim Soekarwo di Surabaya, selasa (22/01/19).

 

Menurut Soekarwo apapun alasannya, wabup Trenggalek tersebut telah melakukan pelanggaran Undang-Undang No 23 tahun 2014 tentang Pemda.

 

"Tanpa ijin adalah pelanggaran Undang-Undang," lanjutnya.

 

Soekarwo juga meminta atas kejadian yang dilakukan oleh wabup Trenggalek ini, bisa menjadi pelajaran dan peringatan bagi kepala daerah lainnya termasuk wakilnya, untuk patuh kepada Undang-Undang yang ada.

 

"Ini terkait dengan sumpah jabatan yang diucapkannya ketika menjabat sebagai kepala daerah," pungkas Pakde.

 

Seperti diberitakan sebelumnya, keberadaan wakil Bupati Trenggalek Muhammad Nur Arifin tiba tiba menghilang dari Trenggalek tanpa ada ijin maupun pesan. Hal ini mengakibatkan kebingungan di pemerintahan Trenggalek. 

 

Bahkan sempat muncul keinginan pejabat dilingkungan Trenggalek untuk melaporkan menghilangnya wabup ke kepolisian. Sebab sejak tanggal 9 sampai 20 Januari, telpon genggam yang dimiliki Wabup tidak aktif. Termasuk ajudan wabup sendiri yang juga kehilangan kontak keberadaan wabup Nur Arifin. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive