Elektabilitas Puti dan Fandi Utomo bayangi Bambang DH

January 24, 2019

 

Sby, MercuryFM - Lembaga Survey Proximity Indonesia menyebutkan elektabilitas Bambang DH menempati peringkat teratas sebagai caleg DPR RI di Pemilu 2019 Dapil Jatim 1 Surabaya-Sidoarjo khusus di wilayah Kota Surabaya.

"Posisi pertama dan kedua ini ditempati kader PDIP. Bambang DH dan Puti Guntur. Berturut-turut, keduanya meraih 23.7 persen dan 16.2 persen," ujar Direktur Proximity Indonesia Whima Edy Nugroho saat rilis Kamis 24/01/2019.

Menurut Whima, elektabilitas Bambang DH masih dipengaruhi karena sebagai mantan Walikota Surabaya. Sedangkan Puti Guntur sebagai mantan Cawagub Jatim.

Whima menambahkan, kader PKB Fandi Utomo menempati posisi ke 3 dengan perolehan 9.1 persen. Diikuti Adies Kadir dengan 8 persen. Sedangkan posisi kelima ada Arzeti Bilbina dengan 5.3 persen.

"Kalau untuk Caleg lainnya juga masuk. Seperti misalnya Bambang Haryo 2.8 persen, Ahmad Dani 2.3 persen, Lucy Kurniasari 2.1 persen, Indah Kurnia 1.9 persen, Syaichul Islam 1.7 persen, Sigit sosiantomo 0.5 persen. Lalu, 4.7 persen responden memilih caleg lainnya dan 22.3 persen sisanya merupakan undecided voters," ungkapnya.

Sementara itu untuk elektabilitas Partai Politik, PDIP tetap meroket di Surabaya disusul PKB lalu Golkar.

"Posisi pertama ada PDI Perjuangan dengan perolehan 45.9 persen. Disusul PKB dengan 17.1 persen. Lalu Golkar dengan 8.5 persen. Sedangkan Gerindra 7.5 persen," lanjutnya.

Sedangkan beberapa parpol yang tingkat elektabilitasnya dibawah ambang batas diantaranya partai Demokrat hanya mendapatkan 3 persen saja,  PPP 1.2 persen, Perindo 1.1 persen, PKS serta Nasdem berimbang di 1 persen, PAN 0.7 persen, PSI 0.3 persen, Hanura 0.2 persen, Undecided voters yang ada 12.5 persen.

Lembaga Survei Proximity Indonesia juga menyatakan, jumlah pemilih yang masih mungkin berubah pilihan ternyata masih cukup tinggi.

"Konsistensi pilihan caleg atau parpol DPR RI sampai hari H Pemilu 17 April 2019, Tetap memilih Parpol atau Caleg sama sampai hari H Pemilu sebanyak 66.2 persen. Sedangkan yang masih mungkin berubah pilihan ada 33.8 persen," ujar Whima.

Survei yang digelar oleh Proximity Indonesia ini menggunakan 800 responden dengan margin error 3.46 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei ini dilakukan di 31 Kecamatan dan 80 Kelurahan di Kota Surabaya selama kurun waktu 11-20 Januari 2019. Penelitian menggunakan metode face to face interview serta menggunakan metode sampling multistage random sampling.(alam)



 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group