• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Jatim dijadikan lumbung suara Partai Nasdem di pulau jawa untuk pemilu 2019

February 9, 2019

Sby, MercuryFM - Partai Nasdem yakin akan mendapatkan suara signifikan di jatim dalam pemilu mendatang. Bahkan ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh berani menjadikan jatim sebagai lumbung suara partai nasdem di pulau jawa dalam pemilu mendatang.

 

"Dengan kinerja yang tiada hennti serta semangat yang luar biasa dari pengurus dan kader Partai nasdem di jatim ini, saya optimis jatim akan menjadi lumbung suara partai nasdem di pulau jawa ini untuk mendapatkan suara yang signifikan nanti dipemilu 2019 ini," ujar Surya Paloh dalam keterangan setelah menggelar konsolidasi partai dengan pengurus dan kader Nasdem jatim yang berlangsung di Bapillu (Badan Pemenangan Pemilu) DPW partai Nasdem Jatim, Sabtu (09/01/19).

 

Menurut Surya Paloh, dirinya senang karena dari optimisme pengurus dan kader nasdem di jatim, dari  karena dari 11 Daerah Pemilihan (Dapil) di Jawa Timur untuk 87 kursi DPR RI, diyakini akan menyumbang 1 kursi dipemilu nanti untuk DPRRI dari nasdem. Ditambah beberapa dapil yang masuk lumbung suara nasdem yang diyakini bisa menambah 2 sampai 3 kursi.

 

“Kalau di Pileg pertama kali diikuti Partai NasDem, Jatim bisa menyumbang 7 kursi DPR RI, maka di Pileg 2019 paling tidak bisa dapat dua kali lipat atau kisaran 14-15 kursi itu khan wajar,' katanya.

 

Kata Surya Paloh, diantara Dapil khusus dan lumbung suara nasdem, yang diharapkan bisa menyumbang lebih dari 1 kursi adalah Dapil 2 Jatim meliputi Pasuruan dan Probolinggo dan Dapil 11 Madura.

 

“Saya printahkan khusus pada Pak Hasan Aminuddin untuk Dapil Pasuruan-Probolinggo bisa menyumbang 3 kursi DPR RI, saya yakin dapat,” ungkapnya sambil melirik anggota DPRRI dari dapil 2 Pasuruan Probolinggo yang ikut hadir dalam keteranga pers.

 

Surya Paloh juga membeberkan bahwa target nasional Partai NasDem di Pemilu 2019 adalah masuk tiga besar pemenang pemilu. Karena itu perolehan kursi DPR RI paling tidak harus 100 kursi atau kalau mbleset cuma 10 persen sehingga kisaran 90 kursi DPR RI.

 

“Saya optimis bisa tercapai sebab dari 570 kursi DPR RI yang dibagi dalam 80 dapil, kalau Partai NasDem tak ada Dapil yang kosong sudah mendapat 80 kursi. Sisanya dari beberapa Dapil khusus yang bisa mendapatkan lebih dari 1 kursi,” jelasnya.

 

 

 

Di Pulau Jawa terdapat sebanyak 39 Dapil dan 41 Dapil sisanya tersebar di luar Pulau Jawa seperti Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, NTT, NTB dan Papua. 

 

“Jumlah Dapil memang lebih banyak di luar Pulau Jawa dan kebetulan suara NasDem yang terbanyak di luar Pulau Jawa. Saya optimis luar Jawa bisa menyumbang minimal 50 kursi dan Jawa menyumbang minimal 39 kursi,” pungkasnya.

 

Sementara itu Ketua DPW Partai NasDem Jatim, Sri Sajekti menambahkan bahwa moment of truth dari Pemilu itu hanya 7 jam yakni waktu orang-orang menggunakan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April 2019.

 

“Sekarang sudah tinggal 67 hari, ini bukan waktu yang panjang karena itu kita harus bekerja keras supaya bisa meninggalkan legacy Partai NasDem bisa menjadi tiang berbangsa. 2019 partai ini harus jadi besar minimal 3 besar agar pada 2024 tak akan terbendung lagi menjadi pemenang,” harapnya.

 

Dirinya juga mendorong supaya para caleg Partai NasDem jangan takut bermimpi setinggi langit asal disertai dengan kerja keras. Selain itu setelah terpilih dan menduduki kursi legislatif di berbagai tingkatan harus bisa mempertontonkan bahwa politik itu mulia bukan kotor seperti asumsi masyarakat selama ini.

 

“Apa yang sudah diajarkan oleh Partai NasDem harus benar-benar dilaksanakan sebab tujuan kita adalah ingin merestorasi Indonesia supaya bisa menjadi lebih baik. Pak Surya Paloh itu orang yang sungguh mencintai bangsa ini makanya sampai mau mendirikan Partai NasDem padahal dari sisi bisnis jelas tidak menguntungkan,” pungkasnya. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive