• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Dikeluhkan warga, DPRD sidak pembangunan apartement Belleveu

February 12, 2019

 

Sby, MercuryFM - Pembangunan apartement Bellevue di kawasan Jl.Manyar Sabrangan mendapat sorotan Komisi A DPRD Kota Surabaya, menyusul keluhan warga sekitar akibat dampak yang ditimbulkan. Kondisi ini membuat Komisi A melakukan sidak di lokasi pembangunan itu.

 

Sidak dipimpin langsung oleh Ketua Komisi A Herlina Harsono Njoto yang diikuti oleh hampir semua anggota diantaranya, Pertiwi Ayu Krisna, Minun Latief, Abdul Gofar Ismail, Budi Leksono, Lutfiah dan Elok Cahyani. Mereka bertemu dan mendengarkan keluhan langsung dari warga. 

 

“Saat di lokasi kami bertemu dengan warga yang mengeluh adanya serpihan material bangunan masuk kedalam rumah akibat tiupan angin. Begitu juga retak – retak yang terjadi pada dinding – dinding rumah" kata Pertiwi Ayu Khrisna Senin 11/02/2019.

 

Legislator yang kembali menjadi caleg dari Partai Golkar ini untuk DPRD Surabaya ini menambahkan dari hasil hearing sebelumnya, terungkap kalau pihak pelaksana pembangunan telah memberikan kompensasi tetapi sebelum ijin Amdalalin keluar. Kemudian kompensasi itu diberikan kepada Ketua RW dan ada kemungkinan Ketua RW tidak rembuk warga. Selain itu, kata Pertiwi Ketua RW yang lama sudah diganti, sedangkan Ketua RW yang baru tidak tahu menahu.

 

"Ada 3 opsi yang kita tawarkan sebagai kompensasi kepada warga terdampak. Yaitu rumah rusak itu dibeli oleh pengembang, atau di perbaiki atau diberi ganti rugi" 

 

Sementara itu Masbuhin salah satu warga Jl. Manyar Sabrangan RT 05 RW 03 mengaku kalau sampai sekarang warga belum pernah menerima kompensasi sepeserpun dari pelaksana pembangunan akibat dari dampak yang ditimbulkan.

 

"Kami ingin agar pelaksana pembangunan apartement itu peduli kepada warga terdampak. banyak rumah yang retak-retak, kemudian debu dan kerikil yang mengganggu warga" tegasnya.

 

Masbuhin juga berharap agar pengerjaan apartemet dilakukan sesuai jam kerja

 

"Tidak seperti sekarang mulai jam 6 pagi sampai malam masih saja bekerja. Itu sangat menganggu warga sekitar" jelasnya.

 

Usai sidak DPRD Kota Surabaya berencana akan menggelar lagi rapat dengar pendapat terkait dengan pembangunan apartement 28 lantai tersebut.(alam)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive