• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa paparkan visi misi memimpin Jatim lima tahun kedepan

February 18, 2019

 

Sby,MercuryFM - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa paparkan visi dan misi “Terwujudnya Masyarakat Jawa Timur yang Adil, Sejahtera, Unggul dan Berakhlak dengan Tata Kelola Pemerintahan yang Partisipatoris Inklusif melalui Kerja Bersama dan Semangat Gotong Royong”. Pemaparan visi dan misi ini disampaikan Khofifah di depan anggota DPRD Jatim dalam dalam rapat Paripurna Pidato Penyampaian Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Masa Jabatan 2019-2024 di Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura Surabaya, Senin (18/02/19).

 

Dalam pemaparannya, Gubernur Khofifah mengatakan apabila visi tersebut dibedah, maka terdapat dua elemen penting, yaitu cita-cita terwujudnya keadilan, kesejahteraan, keunggulan dan akhlak mulia pada masyarakat Jatim. Serta terwujudnya sebuah kolaborasi besar antara pemerintah dan masyarakat dalam mencapai cita-cita dengan mengedepankan semangat gotong royong sebagai nilai luhur bangsa Indonesia yang akan membawa masyarakat mampu mengatasi tantangan dan keterbatasan.

 

“Dalam visi kita itu ada adil, sejahtera, maka di dalamnya ada keadilan akses seperti yang disampaikan dalam visi misi. Keadilan akses didalamnya ada konektivitas atau keterhubungan terutama untuk wilayah selatan atau pesisir, daerah pulau-pulau,” jelasnya.

 

Sedangkan untuk misi yang akan dijalankan selama lima tahun mendatang, lanjutnya, terdapat tujuh misi. Antara lain  keseimbangan pembangunan ekonomi, baik antar kelompok, antar sektor maupun antar wilayah. Termasuk terciptanya kesejahteraan yang berkeadilan sosial dengan memperhatikan kelompok masyarakat yang rentan.

 

“Nantinya akan mengarah pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Jawa Timur yang meliputi jaminan kesehatan, jaminan pendidikan serta membangun kedaulatan pangan. Termasuk kemudahan akses terhadap lapangan pekerjaan dan keterhubungan wilayah," ujarnya.

 

Selain itu lanjutnya juga terdapat tata kelola pemerintahan yang bersih, terbuka dan partisipatoris dengan memperkuat demokrasi kewargaan.

 

“Ini dilakukan untuk menghadirkan ruang sosial yang menghargai prinsip kebhinekaan, dan pembangunan yang berwawasan lingkungan untuk menjamin keselarasan ruang ekologi, ruang sosial, ruang ekonomi dan ruang budaya,” jelasnya.

 

 

Gubernur wanita pertama ini juga memaparkan, guna mendukung visi dan misi yang dijalankan, dirinya bersama Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak menajamkannya lewat Nawa Bhakti Satya atau sembilan bakti, untuk memuliakan masyarakat Jatim.

 

“Hari ini kita menyampaikan visi misi. Kita ingin menyampaikan visi misi itu kan di breakdown dalam Nawa Bhakti Satya. Pasti ini banyak hal yang harus dikomunikasikan dan disinkronisasikan dengan draft pada kerangka teknokratiknya pemprov,” ujar orang nomor satu di Jatim ini.

 

Dijelaskannya, sembilan bakti atau pengabdian ini diarahkan kepada terwujudnya Jatim yang mulia di mata dunia melalui pembangunan daya saing multi-sektoral dan multi-dimensi secara konteks global. Termasuk mulia di mata rakyat dengan hadirnya pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat secara adil dan merata.

 

"Serta mulia di mata Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, dengan membangun masyarakat yang berikhtiar dan hidup di jalan yang penuh barokah berlandaskan iman dan takwa,” lanjutnya.

 

Dalam rapat Paripurna yang berlangsung tersebut, juga dilakukan serah terima jabatan antaran Gubernur Jatim sebelumnya Soekarwo dan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf  kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, yang disaksikan dirjen otoda Kementrian Dalam Negeri, Sony Sumarsono.

 

Meski Mantan Wagub Saifullah Yusuf tidak hadir, ketua DPRD Jatim Halim Iskandar yang memimpin Rapat Paripurna mengatakan, meski tidak hadir Gus Ipul (Saifullah Yusuf telah menyampaikan selamat ke Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak digedung Grahadi pada saat sukuran pelantikan yang diselenggarakan di Grahadi beberapa waktu lalu.

 

“Meski Gus Ipul tidak hadir, Gus Ipul kan sudah menyanyikan wis wayah e dan di sahut bu Khofifah kabeh sedulur kabeh makmur di Grahadi beberapa hari lalu. sehingga acara hari ini sudah sah,” ujar Gus Halim ketua DPRD Jatim yang disahut tepuk tangan undangan yang hadir. (ari)

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive