• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Respon Penyelamatan 112 akan terpantau real time

February 22, 2019

 

Sby,MercuryFM - Layanan kedaruratan 112 tengah dilakukan pengembangan oleh pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Layanan tersebut rencananya akan dikembangkan dengan teknologi canggih seperti Global Positioning System (GPS) dan perangkat Android.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kominfo M Fikser mengatakan pihaknya sedang menyelesaikan pembuatan aplikasi Siaga 112.

Pengembangan layanan tersebut nantinya dapat memantau respon penyelesaian kebencanaan yang terbaca secara real time sehingga pelayanan akan semakin prima dan maksimal.

“Dari mulai laporan masuk, pergerakan personel menuju lokasi hingga penanganan bencana akan terecord secara real time,” katanya.

Pria yang juga menjabat sebagai kabaghumas Pemkot Surabaya ini menjelaskan bahwa secara teknisnya, handphone yang dimiliki seluruh personel BPBD (Linmas, Satpol PP, Dinas Kesehatan, PMK, Dishub) akan diinstall aplikasi Siaga 112 ini.
Dimana lanjut Fikser, Ketika ada telepon ke call center 112 yang melaporkan adanya bencana (misalnya kebakaran), maka operator 112 akan segera ‘lock location’. Dari lock location ini, seluruh handphone personel BPBD akan berbunyi melalui aplikasi Siaga 112.

Dari alert (bunyi) itu, begitu handphone dibuka sudah terpampang lokasi bencana dan bencana apa yang terjadi.

“Begitu ada alert, petugas BPBD  harus respons bergerak menuju lokasi bencana itu,” terang Fikser.

Lalu bagaimana cara mengetahui penanganan secara real time? Menurut Fikser, melalui aplikasi itu, personel BPBD bisa diibaratkan driver online. Begitu alert berbunyi dan mereka berangkat, semua personel BPBD harus menekan tombol “START”. Ketika sampai di lokasi, juga menekan tombol “FINISH”.

“Sehingga kita tahu, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sampai di lokasi kejadian dan bencananya sudah tertangani atau belum,” jelas pria yang juga menjabat Kabag Humas Pemkot Surabaya ini.

Tidak hanya itu, melalui aplikasi Siaga 112 ini, nantinya pemkot juga akan menghubungkannya dengan Surabaya Intelligent Transport System (SITS). Ketika BPBD bergerak menuju lokasi bencana, pergerakan itu akan terbaca lewat GPS.

Nah, tugas SITS adalah mempercepat laju BPBD. Caranya, setiap tim BPBD (misalnya mobil PMK) mendekati traffic light, maka secara jarak jauh (online), SITS akan menyetting agar lampu selalu menyala hijau.

“Tujuannya agar tim BPBD itu terhindar kemacetan di traffic light sehingga bias tiba di lokasi bencana dengan cepat,” katanya.

Kapan direalisasikan? Fikser belum bisa memastikan. Menurutnya, sekarang pihaknya sedang dalam tahap finishing untuk mengoneksikan Siaga 112 dengan SITS. Selain itu, nantinya juga diperlukan uji coba agar dalam pelaksanaan di lapangan tidak ada lagi hambatan.(Alam)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags