Semangat Gotong Royong menjadi ruh dalam sinergitas Pemerintah dan TNI bersama rakyat

February 27, 2019

 

MAGETAN,MercuryFM - Semangat Gotong Royong menjadi ruh dalam sinergitas Pemerintah dan TNI bersama masyarakat di Jatim. Semangat Gotong Royong menjadi salah satu kekuatan dalam membangun desa, meski keterbatasan dukungan pembiayaan. 

 

"Semangat gotong royong yang cukup tinggi di Jatim sampai saat ini, dapat menjadi kekuatan tersendiri bagi pemerintah dan TNI bersama rakyat untuk membangun desa," kata Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, saat menjadi Inspektur Upacara pada pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104, Tahun Anggaran 2019 di Wilayah Kodam 0804 Lapangan Desa Poncol, Kab. Magetan, yang juga dihadiri Ketua DPRD Jatim, Pangdam V Brawijaya beserta jajaran Kodim 0804, Bupati Magetan dan Kepala OPD dilingkungan Pemprov Jatim, Selasa (26/02/19).

 

Menurut Wagub, melalui semangat gotong royong yang dibangun akan semakin memperkuat peran antara TNI-Rakyat. Dan Lewat gotong royong pula anggaran yang kecil bisa mencapai sasaran yang besar. “Inilah kehebatan semangat gotong royong yang telah ditunjukkan oleh TNI dengan masyarakat, di Jatim," ujarnya.

 

Lebih lanjut, Wagub Emil Dardak mengatakan, pelaksanaan TMMD merupakan bentuk pengejawantahan kemanunggalan TNI bersama rakyat yang tidak bisa dipisahkan. Sejarah panjang kemanunggalan ini sudah dimulai sejak jaman perjuangan meraih kemerdekaan hingga saat ini.

 

Keberadaan TMMD, sebut Wagub Emil Dardak, bersifat lintas sektoral baik dari kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan masyarakat yang menjadi lokasi sasaran kegiatan.

"Program TMMD ini dalam rangka memperluas dan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat pada umumnya dan masyarakat Jatim khususnya,” ujarnya.

 

Emil berharap, pelaksanaan TMMD ke 104 ini juga mampu menjadi pemicu adanya kasadaran masyarakat tentang wawasan kebangsaan, bela negara dan upaya-upaya pencegahan paham radikalisme di desa. Sejarah mencatat bahwa betapa pentingnya stabilitas dalam sebuah proses pembangunan bangsa Indonesia, jika dikaitkan dengan wawasan kebangsaan dan bela negara. 

 

"Melalui program TMMD ini juga sangat diharapkan dapat menjadi salah satu upaya membangun perisai diri bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan. Pemprov Jatim akan selalu mendukung pelaksanaan kegiatan TMMD, seperti saat ini yang diselenggarakan di Magetan,” terangnya.

 

Dukungan Pemprov Jatim pada pelaksanaan TMMD lanjut Wagub, berupa bantuan keuangan, pelayanan KB mobile dengan jumlah akseptor ± 50 orang dan pelayanan Pap Smear untuk ± 25 orang. Tak hanya itu, pemasangan umbul umbul, baliho dan pemutaran film khusus di lokasi pencanangan juga dilaksanakan.

"Termasuk pelayanan kesehatan hewan gratis penggemukan sapi potong sekitar 300 ekor, serta, penyuluhan hukum kepada masyarakat desa, juga cajan dilakukan," jelasnya.

 

Kegiatan TMMD ke 104 TA 2019 mengerahkan sebanyak 150 personil dari Satuan Tugas TMMD dengan sasaran pembangunan jalan sepanjang 2.100 meter lebar 3 meter, pengaspalan jalan sepanjang 650 meter dengan lebar 3,50 meter dan pengecoran jalan dengan panjang 1.450 meter dengan luas 3,50 meter.

 

Pada TMMD tersebut juga dilakukan sasaran tambahan dengan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 6 unit, pengecatan rumah ibadah, rehabilitasi pos kampling dan normalisasi saluran air. (ari)

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group