• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Daerah minus suara akan menjadi tempat kampanye terbuka Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Jatim

March 9, 2019

 

 

Sby,MercuryFM - Jelang masa kampanye terbuka Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, Tim Kampanye Daerah (TKD) pasangan Jokowi-KH Ma'rug Amin Jatim mulai lakukan pemetaan lokasi yang dianggap tepat untuk memdongkrak suara pasangan no 02 ini, sebagai tempat kampanye akbar.

 

Menurut Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin,  ada beberapa titik unggulan yang akan digunakan sebagai tempat kampanye terbuka pasangan 01 ini.  Dari tiga kali yang direncanakan untuk Jatim, berdasarkan maping, kampanye terbuka direncanakan akan dilakukan di wilayah Madura, Tapal Kuda, Mataraman dan tentunya Surabaya.

 

"Soal lokasi masih dikoordinasikan dengan TKN dan KPU Jatim. Yang penting Tim TKD Jatim mencoba terus fokus pada daerah-daerah yang di tahun 2014 Jokowi kalah. Misal seperti di Pacitan karena waktu itu menjadi basis pemilih SBY (Susilo Bambang Yudhoyono),” ujarnya.

 

Kata Machfud pihaknya sampai saat ini, terus mengoptimalkan perolehan suara pasangan nomor 01 Jokowi-Ma’ruf Amin di Jawa Timur agar bisa menang telak . 

“Pada tahun 2014 lalu kita kalah di Bangkalan hanya 20 persen. Sampang juga kalah, hanya 28 persen tapi sekarang beda karena kinerja Jokowi. Makanya kita akan lebih memfokuskan wilayah Madura, Pantura dan Tapal Kuda,” jelas Machfud Arifin Jumat (8/3/2019)

 

Diakui Machfud, pada Pilpres sebelumnya, Jokowi kalah di 14 daerah di Jatim dan menang di 24 daerah, padahal saat itu Jokowi belum berbuat apa-apa. 

“Sekarang Jokowi sudah memberikan kontribusi nyata seperti membangun tol Ngawi dan Mataraman telah memberikan manfaat. Hasilnya pasti berbalik nantinya, pemilih cerdas dan berpikir positif pasti melihat kinerja Jokowi. Mereka ingin kelanjutan pembangunan tol seperti Mojokerto, Probolinggo dan Pasuruan,” dalihnya.

 

Pihaknya lanjut mantan Kapolda Jatim ini, juga terus melakukan koordinasi dengan para relawan di tiap-tiap wilayah yang selama ini masih rendah untuk terus mengejot perolehan suara agar optimal. 

Tapi ada beberapa hal yang dikuatirkan Machmud Arifin bahwa sekarang ada kendala tak terduga karena saudara-saudara kita seperti di Ngawi, Ponorogo dan Madiun tengah terkena bencana banjir. “Saya kuatir saat pencoblosan terjadi banjir dan diulang kembali, ini akan sangat melelahkan dan tindak kecurangan akan terindikasi,” jelasnya.

 

Selain itu Machfud juga merasa cukup prihatin akan serangan-serangan hoax terhadap Jokowi yang terus terjadi sampai saat ini. Mulai isu PKI sampai menyerang keluarganya hingga bencana banjir dikait-kaitkan dengan Jokowi. 

“Akhir-akhir ini semakin kuat, tidak hanya pada Jokowi tapi juga ke KPU dan polisi juga kena fitnah. Ini terlihat adanya kepanikan pada pihak sebelah,” pungkasnya. (ari)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive