• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Merasa ditipu, pembeli apartemen The Frontage Road datangi DPRD Jatim

March 14, 2019

 

Sby,MercuryFM - Merasa ditipu, perwakilan korban pembeli investasi gedung The Frontage Road yang berada di Jalan Ahmad Yani datangi DPRD Jatim. Pasalnya pembangunan proyek kondotel apartemen yang dibangun PT. Tri Karya Graha Utama (TKGU) sampai saat ini belum dibangun sama sekali. 

 

Salah satu koordinator korban investasi gedung The Frontage Road, Cris Lukman saat hearing dengan komisi C, DPRD Jatim, Kamis (14/3), mengatakan, pihaknya tertarik membeli investasi gedung The Frontage Road tersebut saat ada pameran di Jatim Expo pada 2018 lalu. 

 

Kemudian pihaknya menaruh investasi gedung The Frontage Road tersebut sebesar Rp. 700 Juta. Karena PT TKGU berjanji ke customer dengan investasi gedung The Frontage Road tersebut akan menguntungkan, karena sertifikat apartemen tersebut stratatitle atau menjadi miliknya.

 

Janji dari pihak manejemen PT TKGU yang akan membangun pada akhir 2018 ternyata sampai saat ini belum dibangun. Para korban terdiri dari lintas profesi, ada yang dari penegak hukum, polisi, dokter, dosen dan yang paling banyak berasal dari para pengusaha.

 

"Kami sudah mendatangi kantor pengelolah gedung tersebut, untuk meminta uang investasi tersebut dikembalikan kepada kami. Dan pihak PT TKGU akan membayar kembali seluruh uang customer paling lambat pada tanggal 20 September tahun 2018. Namun sampai saat ini belum dikembalikan," paparnya.

 

 Pihaknya juga, melakukan pelaporan ke polisi untuk kasus penipuan investasi ini agar segera dikembalikan.Dimana perkaranya kini dalam proses penyelidikan penyidikan. 

 

"Saya datang ke DPRD ini juga berusaha menyelesaikan permasalahan ini melalui jalur politis, sekali lagi kami minta ke DPRD menyelesaikan masalah ini dengan memanggil PT tersebut supaya mengembalikan investasi kami," pintanya.

 

 

Ketua  C DPRD Jatim, Anik Maslacha yang menemui mereka mengatakan, untuk masalah investasi gedung The Frontage Road ini tidak hanya korban dari masyarakat saja. PT Panca Wira Usaha (PWU) BUMD milik Pemprop Jatim salah satu korban dari PT TKGU tersebut.

 

Dimana dalam hasil perjanjian dengan PT TKGU, dalam tempo 30 hari setelah terbitnya HGB dan IMB harus segera dibayarkan ke PT PWU pada 2017. Tetapi sampai saat ini belum dibayarkan oleh PT TKGU tersebut. Kemudian PT PWU sudah melayangkan surat ke PT TKGU hingga tiga kali, namun tidak ada tanggapan sama sekali maka PT PWU akhirnya juga melakukan langkah hukum saat ini.

 

"Kerugian PT PWU sebesar Rp.9,9 M belum dibayarnya HGB dan IMB ke PT PWU dan plus PT PWU akan menerima satu rusun hunian serta fasilitas apartemen tersebut selama 30 tahun. Perlu dicermati PT TKGU tidak melakukan analisis investasi terlebih dahulu terhadap pembangunan gedung tersebut," paparnya.

 

Terkait langka selanjutnya untuk menyelesaikan masalah tersebut, ia mengatakan Komisi C akan memanggil management  PT  TKGU untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. 

 

"Dengan dikumpulkan bersama nanti diharapkan PT TKGU mau mengganti investasi para customer tersebut,"ujarnya.

 

Sementara itu Dirut PT PWU, Erlangga Satriagung yang hadir di hearing tersebut mengatakan calon konsumen ini merasa membeli dan membayar ke PT TKGU. Dan PT TKGU wanprestasi atau bermasalah dengan investasi tersebut. Kemudian  

 

"Jadi kedatangan PT PWU ini mencari solusi terbaik untuk membantu korban investasi PT TKGU ke DPRD Jatim. Dan akhirnya komisi C akan memanggil PT TKGU dalam waktu dekat," ujarnya. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive