PT BSI Dukung penuh dan ikut berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan dan konversi hutan

March 27, 2019

 

Mojokerto, MercuryFM – PT Bumi Suksesindo (BSI) mendukung kegiatan Ikatan Rimbawan (IKARI) Jawa Timur untuk mengkampanyekan kepedulian lingkungan dalam rangka memperingati Hari Bakti Rimbawan 2019. Puncak acara digelar di Bumi Perkemahan Tahura Raden Soerjo Desa Claket, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Selasa (26/3).

 

“Kami (BSI) turut mendukung kegiatan ini karena sejalan dengan komiten kami untuk turut berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan dan konservasi hutan,” jelas Senior Manager External Affairs PT BSI, Sudarmono.

 

Kegiatan lingkungan seperti ini, menurut Sudarmono, merupakan bagian tidak terpisahkan dalam kegiatan operasional PT BSI. Bahkan, ada departemen khusus, Department Lingkungan, yang menangani program lingkungan perusahaan.

 

Selain melakukan kegiatan pemantauan lingkungan secara rutin, departmen tersebut juga bertugas untuk melakukan kegiatan reklamasi. “Tanggung jawab (lingkungan) menjadi salah satu pilar utama di area operasi kami di Tumpang Pitu, Banyuwangi,” tegas Sudarmono.

Departmen Lingkungan telah mengambil sebanyak 2.094 sampel lingkungan selama kuartal akhir 2018 untuk memenuhi persyaratan pengambilan sampel yang diatur oleh peraturan perundangan serta untuk keperluan pemantauan internal atas inisiatif perusahaan. Pada kuartal ini, BSI telah melakukan kegiatan rehabilitasi lahan seluas 15,1 hektar.

 

“Pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab, taat hukum dan menerapkan prinsip-prinsip penambangan yang baik merupakan tekad kami (BSI),” pungkas Sudarmono.

 

Sementara itu Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi menambahkan hutan punya banyak peran. Pertama, hutan punya peran sebagai penjaga lingkungan. 


Kedua, hutan memiliki nilai ekonomis yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Yang terakhir, hutan juga merupakan penjaga iklim. 

"Karena itu penggundulan hutan akan berpengaruh terhadap perubahan iklim," ujar Wahid. 

Wahid menyebutkan, bahwa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah membuat kebijakan bahwa yang bertanggung jawab mengelola kawasan hutan tidak hanya swasta tetapi juga masyarakat yang disebut kehutanan sosial.(Dani)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group