• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

LDII tekankan sikap politiknya yang bebas aktif

April 3, 2019

 

Sby, MercuryFM - Menjelang Pemilu 2019 Ormas keagamaan didatangi tim sukses maupun Partai Politik meminta dukungan. Salah satunya Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), meski tidak sedikit yang sudah berkomunikasi, LDII tetap netral dan tidak berpihak pada pasangan calon presiden dan wakil tertentu.

"LDII Sudah jelas sikapnya netral aktif. Aktif, ya, harus tidak golput. Hak pilih adalah urusan personal yang LDII bebaskan," ungkap Ketua DPW LDII Jatim M. Amien Adhy di sela sosialisasi pengurusan sertifikat tanah dan permasalahannya serta sosialisasi partisipatif sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 di Kantor DPW LDII Jawa Timur, Rabu, (3/4/2019).

Menurut Amien kedatangan tim sukses tetap diterima. LDII menggap apa yang dilakukan hanya sebagai wujud silahturahim. Hasilnya akan disampaikan kepada seluruh anggota LDII.

"Hampir semua partai ada dan menjadi anggota kami. Kami serahkan kepada warga LDII untuk komit supaya tidak jadi bumerang," katanya.

Ketika disinggung jumlah anggota yang bergabung LDII di Jatim, Amien mengaku tidak tahu pasti. Yang jelas lanjutnya semua tersebar, hanya pengurus yang selama ini terdata.

"Sama halnya jika hari ini mengaji di masjid ini, kemudian besok mengaji di tempat yang lain, kami tidak bisa melacak dan menghitungnya," ujarnya

Pada kesempatan ini, LDII Jatim juga menjalin kerja sama dengan Badan Pertanahan Negara (BPN) Jatim untuk menyertifikatkan aset mereka yang ada di beberapa tempat.

"Nantinya aset yang selama ini diwakafkan dan atas nama pribadi akan disertifikatkan supaya tidak ada permasalahan di kemudian hari," katanya.(Alam)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload