• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Tunjukkan ke masyarakat 89 OPD dan Instansi di Jatim Pamerkan 178 Inovasi Pelayanan Publik

April 24, 2019

 

BANYUWANGI, MercuryFM - Tunjukkan pelayanan maksimal pada masyarakat, sebanyak 89 instansi dengan 178 inovasi pelayanan publik mewarnai Pameran dan Simposium Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur 2019 yang diselenggarakan di Taman Blambangan Kabupaten Banyuwangi, Rabu (24/4/19).

 

Simposium inovasi pelayanan publik ini gelar dalam rangka mewujudkan pelayanan Jawa Timur  seperti yang menjadi tagline Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, yang Cepat, Efektif/Efisien, Transparan, Tanggap dan Responsif (CETTAR).

 

"Di pemerintahan Jawa Timur kita ada CETTAR. Kita ingin bagaimana layanan kita ke masyarakat bisa cepat, efektif, efisien, transparan, tanggap dan responsif," kata Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya ketika membuka acara yang juga dihadiri Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

 

Gubernur perempuan pertama Jawa Timur ini melanjutkan  pameran dan simposium inovasi pelayanan publik ini akan menjadi tempat untuk saling belajar dan saling memberikan energi positif untuk inovasi-inovasi yang baik untuk masyarakat. 

 

Di pameran ini lanjutnya sesama instansi pemerintahan di Propinsi ataupun Kota Kabupaten bisa langsung konfirmasi ke OPD yang punya inovasi layanan publik. Sehingga dengan pameran dan simposium semacam ini maka setiap daerah dan intansi bisa saling melihat.

 

"Jadi kalau di sini ada, nggak usah studi banding ke luar negeri. Kalau konsulnya di sini kan lebih dekat, apa yang bisa kita ciptakan dari berbagai layanan publik yang inovatif, supaya masing-masing tahu ada update inovasi," jelas Gubernur.

 

Dalam kesempatan ini Gubernur memuji layanan samsat. Dimana mereka menciptakan layanan perpanjangan pajak kendaraan motornya lewat gadget bahkan bisa dicetak sendiri. 

 

Selain itu Gubernur juga memuji inovasi Dinas Kominfo Jawa Timur juga menciptakan layanan untuk Quick CETTAR. Yang memberikan platform digital mewadahi keluhan masyarakat hanya lewat ponsel.

 

Meski belum dilaunching, masyarakat bisa mengadukan keluhan yang mereka alami baik di daerah terpencil sekalipun dan dalam hal apapun melalui satu apliksi. Yang kemudian akan dikirimkan oleh Kominfo ke dinas terkait.

 

"Langsung kita deliver ke dinas teknik terkait agar bisa langsung ditangani maksimal dua hari. Ini inovasi kita dalam mendekatkan layanan ke masyarakat," kata Kepala Dinas Kominfo Jatim Ardo Sahak. 

Sementara itu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan inovasi yang diciptakan daerahnya adalah menciptakan Pasar Layanan Publik. Beda dengan sekarang yang ada Mal Layana Publik, Azwar Anas justru menciptakan pendekatan  layann publik ke pasar tradisonal.

 

"Kita akan buat di Pasar Genteng. Ini baru pertama. Ini merupakan langkah kita menerjemahkan komitmen Ibu Gubernur untuk membawa layanan lebih dekat ke masyarakat," kata Azwar Anas. 

 

Dalam acara uang berlangsung tersebut, para OPD dari seluruh Jawa Timur masing-masing menciptakan inovasi pelayanan publik agar bisa semakin dekat dan mudah bagi masyarakat. 

 

Masing-masing instansi strategis di Jawa Timur dan juga swasta menciptakan inovasi yang bisa memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive