• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Potensi Zakat masih besar, Gubernur ajak ASN pemprop Jatim untuk tingkatkan Amal dan Zakat

May 6, 2019

 

Sby, MercuryFM - Potensi zakat disebut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa cukup besar. Namun potensi tersebut belum dimaksinalkan dengan baik. 

 

Dari data yang ada , kata Gubernur, secara nasional potensi zakat Rp 213 trilliun. Tetapi yang baru efektif terkumpulkan Rp 6 trilliun. 

 

"Jadi masih jauh dari potensi zakat yang mestinya bisa kita maksimalkan," ujar Khoffah usai apel pagi di Kantor Gubernur Jawa Timur Jalan Pahlawan Surabaya, Selasa 6 Mei 2019. 

 

Karena hal itulah Gubernur wanita pertama di Jatim ini mengajak kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang ada di lingkungan Pemprov Jatim untuk beramal, dan zakat. 

 

Dan Cara yang digunakan Khofifah untuk memaksimalkan infaq para ASN ini dengan cara unik. Dimana Gubernur kelahiran Surabaya itu membuat pohon palsu yang dahannya digantung daun shodaqoh dari para pegawai. 

 

"Kita pasang di sini bukan untuk riya' (pamer dan sombong - red) tapi sebagai refrensi. Ayo zakat dong," tuturnya. 

 

Khofifah berharap penyaluran zakat yang maksimal dapat membantu berbagai persoalan di Jawa Timur seperti, pengentasan kemiskinan. Penanganan fakir miskin diyakini dapat lebih efektif dengan semakin besarnya zakat yang dikumpulkan. 

 

Selain itu pemberian beasiswa terhadap anak-anak kurang mampu bisa lebih banyak lagi jumlahnya. 

 

"Mungkin untuk guru ngaji kita bisa berikan ruang yang lebih baik," ungkapnya. 

 

 

 

 

 

Sementara itu, Ketua Basnaz Jawa Timur Abdussalam Nawawi mengatakan, rata-rata dalam setahun pihaknya dapat mengumpulkan zakat sebesar Rp 9,3 milliar. Dari jumlah tersebut 34 persennya berasal dari ASN di lingkungan Pemprov Jatim. 

 

"Itu yang Basnaz Provinsi, kalau seluruh Jawa Timur ada juga tambahan dari Basnaz di tiap Kabupaten/kota," kata Nawawi. 

 

Basnaz memiliki lima program penyaluran seluruh dana yang berhasil dihimpun. Kelima program itu, Jatim Cerdas untuk pendidikan, Jatim Sehat untuk kesehatan, Jatim Makmur untuk ekonomi, Jatim Berbudi untuk duafa fakir dan bencana dan terakhir Jatim Taqwa untuk persoalan agama. 

 

"Basnaz kerja bukan hanya Ramadan, tapi sepanjang tahun. Kami sudah punya rencana kegiatan penghimpunan dan penyaluran itu setiap tahun dan disahkan Basnaz pusat," tandasnya. (ari)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive