• White Facebook Icon
  • White Instagram Icon
  • White Twitter Icon

© 2016 by Mercury Media Group

Sidak harga kebutuhan di pasar besar Madiun, Gubernur nilai harga kebutuhan relatif aman sampai saat ini

May 22, 2019

 

MADIUN, MercuryFM - Pengecekan dan pemantauan sejumlah harga Sembilan Bahan Pokok (Sembilan Bahan Pokok) di 38 kabupaten/kota di Jatim terus dilakukan Gubernur Jatim jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah. 

 

Di sela sela kunjungan kerjanya ke Madiun, Gubernur Khofifah Indar Parawansa melakukan cek harga sembako di Pasar Besar Madiun Rabu (22/05/19) dan memastikan bahwa harga maupun stok yang dimiliki di Madiun aman hingga hari raya. 

 

Menurut Gubernur Pasar Besar Madiun ini merupakan salah satu dari 25 titik pantau dari BPS yang ada di Jatim. Dari 25 pasar yang menjadi titik pantau BPS, pihaknya ingin memastikan dan melihat stok barang di sini aman. 

 

"Salah satu indikasinya adalah stok untuk beras, gula, telur, minyak goreng, daging sapi dan daging ayam aman. Ini kalau menurut Perpres termasuk bahan pokok," ujarnya. 

 

Dari pantauan yang dilakukan tersebut Gunernir memastikan bahwa harga sejumlah bahan pokok mengalami penurunan. Kondisi itu bisa dilihat pada harga seperti telur kemudian daging dalam posisi harga stabil. 

 

"Salah satu contoh, harga Daging ayam saat ini di Jatim mencapai Rp. 34.000, namun kalau di sini Rp. 30.000 - Rp. 32.000,-. ungkapnya. 

 

Sama halnya dengan ketersediaan bawang putih yang sempat agak fenomenal menjelang puasa, hari ini sudah mulai normal dan harga bawang putih dan bawang merah rata-rata dijual Rp25.000/kg. 

Gubernur mencontohkan, pada saat harga cabe rawit yang sempat jatuh, Pemprov Jatim meminta kepada bupati/walikota  untuk melakukan aksi borong cabe rawit guna menstabilkan harga.  

 

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah juga minta kepada satgas pangan untuk ikut aktif melakukan intervensi jikalau ada hal yang memang harus dilakukan. 

 

Katakan jika disatu pasar terdapat over supply maka bentuk intervensi seperi apa yang harus dilakukan yang menyebabkan terjadinya kelangkaan. 

 

"Satgas pangan harus terus melakukan koordinasi tentang ketersediaan stok pangan menjelang lebaran. Kondisi ini harus terus kita pantau supaya masyarakat bisa mendapat kepastian bahwa kebutuhan da stok pangan di Jatim tersedia dengan baik," tegasnya. 

 

Sementara itu guna mengatasi terjadinya inflasi di Jatim, Khofifah minta kepada pedagang untuk tidak menimbun barang sehingga mengakibatkan kelangkaan di pasar. 

 

"Saya minta kepada pedagang, jangan coba coba ada penimbunan yang bisa menyebabkan inflasi. Saya ingin pastikan bahwa stok kebutuhan pangan hingga lebaran  aman tercukupi. Insyaallah masing-masing rumah tangga dapat mengatur ritme besaran kebutuhan belanjanya," pungkasnya.

 

Bedasarkan data yang ada, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Besar Madiun untuk beras Jenis bengawan Rp. 11.000/kg, Mentik Rp. 10.000/kg dan IR 64 Rp. 8.500/kg dan gula pasir Rp. 12.000/kg.

 

Untuk daging sapi murni Rp. 110.000/kg, daging ayam broiler Rp. 30.000/kg sedangkan daging ayam kampung Rp. 60.000/kg. 

 

Sementara untuk telur ayam ras/petelur Rp. 22.000-21.000/kg dan telur ayam kampung mencapai Rp. 34.000/kg. 

 

Untuk kebutuhan lainnya seperti Bawang Merah mencapai harga Rp. 23.000/kg dan Bawang Putih Rp. 29.000/kg. Juga cabe keriting dengan harga Rp. 22.000/kg, biasa Rp. 28.000/kg, dan cabe rawit Rp. 14.000/kg. (ari)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Anugerah Ariyadi De Facto Jabat Waketum Komisi B

January 16, 2018

1/1
Please reload

Recent Posts
Please reload

Archive